Tujuh Penumpang Terminal Baranangsiang Positif Covid-19

Terminal Baranangsiang

BOGOR-RADAR BOGOR, Selain kasus positif di Yogya Junction Jalan Sudirman, tujuh penumpang Terminal Baranangsiang juga terkonfirmasi positif Covid-19.

SPG Positif, Walikota Minta Yogya Junction Ditutup  

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan tujuh orang tersebut terdekteksi dari hasil tes acak dan pengambilan 114 sampel di terminal Baranangsiang, Jumat (10/7/2020) lalu.

Dari tujuh kasus baru itu, tiga orang merupakan warga Kota Bogor dan selebihnya merupakan warga luar Bogor. “Empat orang lainnya warga Jakarta dan Kabupaten Bogor,” papar Retno kepada Radar Bogor.

Dinas Kesehatan (Dinkes) sambung Retno, sedang melakukan tracing kepada tujuh orang tersebut dengan siapa-siapa yang pernah kontak erat.

Sedangkan untuk warga yang di luar Bogor, pihaknya akan melakukan assesment kepada gugus tugas setempat untuk dilakukan pemantauan.

“Untuk sementara, para pasien positif baru diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri dengan pengawasan gugus tugas,” imbuh Retno yang juga Kepala Dinkes Kota Bogor tersebut.

Dia menjelaskan, saat ini tim GTPP Covid-19 Kota Bogor, masih merancang rekomendasi terhadap keberlangsungan Terminal Baranangsiang.

Gugus Tugas Minta Pengunjung Yogya Junction Periksa Diri

Apakah akan ditutup atau tetap diperbolehkan beroperasi pasca adanya tujuh kasus positif. “Saat ini biarkan tim pelacak bekerja dulu,” ucapnya.

Masih kata Retno, hingga kemarin sore ada empat kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Termasuk tiga orang dari Terminal Baranangsiang. Satu orang lagi yang terkonfirmasi, masih dilakukan tracing dari mana penyebarannya.

“Sejauh ini yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor ada 212 orang. Dengan rincian, 147 orang sembuh, 18 meninggal dan 47 dalan perawatan RS,” jelas dia.

Selain itu, untuk kasus orang tanpa gejala atau OTG, terjadi penambahan sebanyak 6 orang, sehingga menjadi 84 kasus. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) berkurang satu menjadi 43 orang .

“Untuk PDP (Pasien dalam pengawasan) juga berkurang satu kasus. Jadi saat ini ada 49 orang dengan status PDP,” jelasnya.

Retno menegaskan, dalam beberapa hari kedepan, swab test akan masif dilakukan Pemkot Bogor di tempat-tempat publik area. Seperti jalur pedestarian dan pusat perbelanjaan.

Hal itu untuk memetakan lebih jauh penyebaran Covid-19 menjelang diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Swab test kit kita masih ada dua ribu. Jadi kami akan berkoordinasi dengan Disperindag untuk menggelar swab di pusat perbelanjaan dan jalur pedestarian,” pungkasnya. (dka)