BOGOR – RADAR BOGOR, Sebanyak 1.753 hunian sementara (huntara) telah rampung dibangun.
Bupati Ade Yasin meresmikan sekaligus penyerahan kunci secara simbolis di Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Senin (6/7/2020).
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pembangunan huntara merupakan upaya pemerintah daerah sebagai wujud perhatian, kepedulian, dan ketanggapan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Sebenarmya, pembangunan huntara ini ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri lalu.
Akan tetapi, adanya pandemi Covid-19 memaksa Pemkab Bogor untuk melakukan penyesuaian.
“Huntara yang sudah selesai dibangun dan diserahterimakan pada kesempatan ini total berjumlah 1.753 unit. Rinciannya, 1.713 unit berada di Kecamatan Sukajaya dan 40 unit di Kecamatan Leuwisadeng,” terang mantan advokat ini.
Dalam serah terima itu, hadir pula Menteri Sosial (Mensos) RI Juliari Batubara bersama forkopimda Kabupaten Bogor.
Mereka sekaligus memantau huntara yang telah dihuni para korban bencana alam, yang terjadi Januari silam itu.
“Untuk masyarakat yang terdampak sebanyak 1.114 KK, yakni di wilayah Kecamatan Nanggung sebanyak 852 KK dan Kecamatan Cigudeg sebanyak 262 KK meminta langsung untuk dibuatkan hunian tetap (huntap),” tandasnya.
Kendati demikian, pemkab Bogor untuk saat ini telah menetapkan pembangunan huntap di Desa Sukaraksa dan Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg.
Sedangkan untuk Kecamatan Sukajaya, ditetapkan di Desa Urug. Hal tersebut, kata Ade, berdasarkan rekomendasi dari Badan Geologi.
“Sedangkan khusus wilayah Kecamatan Nanggung, direncanakan akan dibangun huntap di 7 titik yang saat ini masih menunggu hasil rekomendasi dari Badan Geologi mengenai kelayakan dibangunnya huntap,” pungkasnya. (mam)