Beranda Politik Resmikan Kantor, Nasdem Rapid Test 40 Pengurusnya

Resmikan Kantor, Nasdem Rapid Test 40 Pengurusnya

Saan Mustofa didampingi Ketua DPD Partai Nasdem
Kabupaten Bogor, Fritz Rumintjap gunting pita peresmian Kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Bogor, Jl Raya Bogor, Sukaraja, kemarin.

their website http://templeofsumer.com/29592-pandora-ukraine.html CIBINONG-RADAR BOGOR, Langkah antisipatif penyebaran Covid 19 di Kabupaten Bogor terus dilakukan.

https://woningontruimingcentrale.nl/17093-dte87900-any-good-dating-sites.html Sebanyak 40 orang pengurus DPD Nasdem menjalani Rapid Test di kantor partai besutan Surya Paloh, Jl Raya Bogor, Sukaraja, kemarin.

free usa dating apps “Rapid test ini sebagai bentuk peduli kami terhadap pencegahan Covid 19 di Kabupaten Bogor, hasilnya semua negatif,” ujar Fritz Rumintjap kepada Radar Bogor, kemarin.

Fritz yang juga Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor ini mengatakan, pengurus partainya harus clear dari Covid 19 dan bisa beraktifitas dengan lancar di tengah situasi PSBB yang saat ini diperpanjang hingga 16 Juli 2020.

“Rapid test ini hasil kerjasama dengan Rumah Sakit Santosa Kemang,” imbuh pria yang juga dokter spesialis di rumah sakit tersebut.

Fritz menambahkan, kegiatan rapid test dilakukan sebelum peresmian sekretariat DPD oleh Saan Muatopa Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, dalam arahannya, Saan Mustofa yang juga anggota DPR RI Fraksi Nasdem mengajak para pengurus DPD percaya diri dan optomis menghadapi kontelasi dan dinamika politik yang ada

” Harus percaya diri meski saat ini Partai Nasdem di Kabupaten Bogor tidak memiliki kursi. Ya, kita memulai lagi dari nol dan harus optimis ke depan bisa meraih kursi kembali,” papar Saan putra Karawang ini di hadapan perwakilan pengurus DPD Nasdem yang dilantik itu.

Saan mencontohkan di Sulawesi Utara dan Gotontalo, Nasdem mampu menjawab tantangan saat Pileg 2019 dengan meraih kursi signifikan, khususnya untuk DPR RI.

“Pileg nanti 2024, setiap daerah pemilihan di Kabupaten Bogor, minimal meraih satu kursi, provinsi juga satu kursi, dan tentu DPR RI juga satu kursi,” imbuh Saan. (***/aan)