
BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Bogor. Bantuan ini dilepas langsung Wali Kota Bogor Bima Arya, Jumat (5/6/2020).
Sebanyak 23 driver ojek online diterjunkan untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat non-DTKS. Bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat itu kemudian dikirim ke wilayah Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. Dimana wilayah itu masih menjadi zona merah penyebaran Covid-19.
“Sudah datang 32 ribu paket untuk non DTKS. Hari ini langsung ke satu kelurahan di 23 titik di Tegal Gundil . Saya titip tadi supaya tepat sasaran dan saya akan cek ke seluruh wilayah agar semua proses dipercepat jangan sampai menumpuk di gudang,” urai Bima usai melepas para ojol di GOR Pajajaran.
Bima mengatakan, ada sekitar 39 ribu total paket sembako yang dikirim dari Pemprov. Pendistribusiannya, kata Bima, langsung ke warga melalui RT dan RW. Di luar itu, sistem diatribusi bantuan saat ini diakuinya belum ada masalah apapun.
Hanya saja, Pemkot terus berakselerasi agar bantuan cepat terdistribusi. “Jadi data – data di kelurahan sudah siap semuanya. Dan segera perintahkan lurah-lurah untuk menempel daftar penerima bantuan. Stiker di rumah sudah ditempel, semua yang menerima bantuan itu bisa dilihat siapa nama namanya,” sambungnya.
Pemilhan Kelurahan Tegal Gundil untuk titik pendistribusian kemarin, karena prioritas zona merah. Meskipun begitu, Bima tetap memberikan atensi khusus, terutama kepada para pengantar bantuan untuk tetap berhati – hati.
Sebelum melepas para ojol, Bima meminta para ojol untuk tidak berlama – lama di wilayah itu. Dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Untuk (bansos) gelombang kedua ini ada 39 ribu paket. Ini sudah datang 32 ribu, masih ada 7000 nanti datang bertahap,” tutupnya. (dka/c)