Beranda Bogor Raya Bayi Perempuan Meninggal Akibat Tertular Covid-19 di Pasar Cileungsi

Bayi Perempuan Meninggal Akibat Tertular Covid-19 di Pasar Cileungsi

Pasar Cileungsi menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor.

look at more info Fildena 100 mg reviews CILEUNGSI-RADAR BOGOR, Setelah pedagang Pasar Cileungsi yang belakangan terkonfirmasi Covid-19, kali ini seorang bayi perempuan berusia 1,5 tahun dikabarkan meninggal dunia akibat tertular dari sang ayah yang lebih dulu terinfeksi Covid-19, Senin (1/6/2020).

http://achrueil.fr/32835-dtf58572-panneau-zone-de-rencontre.html Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melalui keterangan tertulisnya menyebutkan, seorang pedagang pasar tersebut meninggal akibat virus corona yang dideritanya.

adult dating sites for india Akibat virus, seluruh anggota keluarga seorang pedagang pasar pun ikut tertular. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Dede Syarif membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, pedangan pasar yang juga seorang ayah ini menularkan virus corona sebelum dinyatakan meninggal dunia. “akibat tertular virus dari sang ayah, bayi perempuan berusia 1,5 tahun menghembuskan nafas terakhirnya kemarin (31/5),” ungkap dia, Senin (1/6).

Dia menguraikan, pertama kali yang terinfeksi covid – 19 ini adalah seorang pedangan daging di Pasar Cileungsi. Pedagang daging tersebut seorang ayah berusia 30 tahun. Tak hanya istri dan bayi perempuannya melainkan, sambung dia, adik iparnya 20 tahun pun terkonfirmasi tertular covid – 19.

“Kami belum mendapatkan banyak info. Bayi itu tertular Covid-19 dari ayahnya. Ayahnya adalah pedagang di Pasar Cileungsi yang positif Covid-19 dan sudah meninggal,” ungkap dia.

Sementara, Juru Bicara Penangan Covid – 19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengaku hasil tersebut membuat klaster Pasar Cileungsi sebagai zona penyebaran covid – 19. Sebanyak 10 orang terkonfirmasi positif dari penyebaran itu. empat orang di antaranya yakni seorang pedagang pasar.

Imbasnya, Pasar Cileungsi telah ditutup untuk sementara. Penutupan pasar itu bakal berlangsung hingga 4 Juni mendatang. Selama proses penutupan, pihak pasar akan melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan. Aturan penggunaan masker pun akan menjadi bawaan wajib bagi semua pengunjung maupun pedagang.

Lebih lanjut Kepala Unit Pasar Cileungsi Mulyadi membenarkan penutupan pasar sejak salah seorang pedagang pasar Terkonfirmasi Positif covid – 19. “Betul. Sampai kapannya kami belum bisa memastikan itu,” tandas dia.(reg)