Beranda Bogor Raya Barat Utara Warga Bisa Makan Gratis di Dapur Vinus

Warga Bisa Makan Gratis di Dapur Vinus

KOMPAK : Warga sedang memasak melalui Dapur Vinus. Selanjutnya, makanan akan dibagikan kepada yang membutuhkan.

BOGOR – RADAR BOGOR, Gerakan Covid-19 2.000 Rupiah, sejak Senin (18/5) terus melakukan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Kali ini, mereka membentuk Dapur Vinus.

Secara teknis, aksi tersebut tidak membuat dapur sebagai tempat memasak makanan. Namun, bergerak melalui masyarakat yang menyediakan dapur maupun tenaga untuk memasak makanan, yang kemudian dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan terutama yang terdampak Covid-19 tersebut.

Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi mengatakan, Dapur Vinus akan bergerak Sabtu (23/5) dan hadir di sembilan titik dengan basis pelaksanaan di tingkat RT yakni Desa Leuwisadeng Kecamatan Leuwisadeng, Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang, Desa Leuweung Kolot Kecamatan Cibungbulang, Desa Barengkok Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibeber I Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibeber II Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibitung Wetan Kecatmatan Pamijahan, Desa Gunung Sindur Kecamatan Pamijahan dan Desa Ciasihan Kecamatan Pamijahan.

universitas ibn khaldun uika bogor

“Dapur Vinus ini bisa berjalan karena beberapa Donatur yang mempercayakan distribusinya dan bentuk penyalurannya kepada Yayasan Visi Nusanatara Maju,” ungkapnya kepada Radar Bogor.

Lebih lanjut Yusfitriadi mengungkapkan, Dapur Umum Vinus itu sebuah gagasan untuk melahirnya tradisi dan budaya solidaritas sosial dan kemanusiaan yang saat ini sudah mulai bergeser dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena konsep dapur Vinus, menggunakan beberapa keluarga yang membuat masakan lebih untuk tetangganya atau masyarakat lainnya. Sehingga, untuk selanjutnya kita sangat berharap keluarga-keluarga yang secara materi diberikan kelapangan rezeki, bisa melanjutkan program Dapur vinus tersebut secara mandiri, dan pada akhirnya harapannya kegiatan solidaritas tersebut menjadi sebuah tradisi,” paparnya.

Ia menegaskan, Dapur Vinus hanya membuat gerakan stimulan, selanjutnya bisa muncul aksi solidaritas yang digerakan oleh masyarakat itu sendiri.

“Kita paham betul, dalam kondisi yang sangat susah ini, hanya kepemimpinan yang bisa membagun tradisi solidaritas yang mampu mrminimalisir kesulitan masyarakat,” tuturnya.

Koordinator Pelaksana Dapur Vinus di lokasi Cibitung Wetan, Irvan Firmansyah menuturkan, untuk kegiatannya dikerjakan oleh Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiah Cibitung Wetan.

“Penerima adalah warga setempat dan yang diutamakan itu jompo, janda yang memiliki yatim, dan orang membutuhkan lainnya. Jumlah paket masakan yang dibagikan sebanyak 70 paket,” tutur Irvan.

Irvan menyebutkan, dana untuk Dapur Umum ini digalang dari para donatur yang telah dikoordinasikan oleh Gerakan Covid-19 2.000 Rupiah untuk masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Dapur Umum di Kampung Citeureup-Barengkok, Rizki Riyanto menyampaikan, terdapat 20 KK yang sudah menerima bantuan makanan gratis yang dilaksanakan oleh Dapur Umum Visi Nusantara.

Hal ini, dimaksud untuk membantu para warga yang membutuhkan makanan di tengah kondisi Covid-19 dan bulan Ramadhan ini.

Tujuan tersebut, kata dia, sependapat dengan apa yang disampaikan oleh para koordinator di Kampung Resmigalih-Leuwiliang, dan Kampung Pamungguan-Leuwisadeng yaitu Roni dan Brian.

“Mereka juga setuju kalau gerakan ini dilakukan untuk menopang ekonomi masyarakat yang membutuhkan dari hal yang terkecil yaitu berbagi makanan,” pungkasnya. (cr4)