Beranda Radar Ramadan Lensa Ramadan Jalani Ramadan di Tengah Pandemi, Agustiansyah Tak Bosan Ingatkan Masyarakat

Jalani Ramadan di Tengah Pandemi, Agustiansyah Tak Bosan Ingatkan Masyarakat

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustiansyah

BOGOR-RADAR BOGOR, Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) semakin hari tampaknya semakin diabaikan oleh sebagian masyarakat.

Hal tersebut lantaran saat ini semakin terlihat keramaian masyarakat di beberapa titik, apalagi jika menjelang waktu berbuka puasa, beberapa pedagang pinggir jalan akan penuh sesak oleh masyarakat yang sedang berburu makanan berbuka.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bogor, Agustiansyah mengakui fenomena tersebut. Ia pun tak bosan untuk terus mengingatkan masyarakat terkait penyebaran dan pencegahan Covid-19, seperti tidak memaksakan diri untuk keluar rumah jika tidak memiliki kepetingan. Kegiatan itu dilakukan dengan cara turun langsung ke berbagai tempat yang masih menimbulkan kerumunan orang.

radarbogor universitas terbuka

“Baru tadi saya membubarkan kerumunan di area Pasar Anyar, kemarin di area Pasar Bogor. Orang-orang banyak yang keluar untuk hal yang enggak penting. Ini virus ini enggak kelihatan oleh mata kita, enggak nampak oleh mata kita, dan kita enggak tahu ada di mana virus ini,” tuturnya.

Saat ini, kata Agus-sapaan karibnya, banyak penjual takjil di pinggir jalan yang menimbulkan kerumunan orang sehingga ditakutkan menjadi tempat penularan Covid-19. Jika terjangkit, lanjutnya, maka semua orang akan repot termasuk pemerintah. Itulah alasan mengapa pemerintah mendisiplinkan warganya yang berkerumun.

“Makanya pemerintah itu selalu kenceng soal disiplin, soal jangan keluar rumah untuk hal-hal yang enggak penting, itu karena kita enggak pernah tahu kapan virus itu akan menjangkiti kita,” terangnya.

Meski begitu, dirinya tetap berharap masyarakat dapat melewati masa pandemi ini dengan sehat dan mengambil banyak pelajaran. “Semoga dengan adanya cobaan virus di bulan ramadan ini kita semakin mendekatkan ketawakalan kita, diri kita kepada Allah SWT,” pungkasnya. (cr4/c)