Beranda Berita Utama Pemain Timnas Saddil Ramdani Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Pemain Timnas Saddil Ramdani Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

Saddil Ramdani

neurontin 24 hour shipping to us why not try this out JAKARTA-RADAR BOGOR, Pemain Timnas Indonesia dan Bhayangkara FC Saddil Ramdani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.

http://beraymuhendislik.com.tr/825-dte51135-original-chat-up-lines-for-online-dating.html Kepastian itu diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Kendari AKP Muhammad Sofyan Rosyidi, Sabtu (4/4/2020), kepada awak media. “Untuk perkara atas nama Saddil sudah tingkat penyidikan. Sekarang statusnya tersangka,” katanya.

http://brocki-schumi.ch/295-dte23223-texas-state-university-speed-dating.html Untuk pemeriksaan korban baru bisa dilakukan pada hari ini. Sebelumnya, pria yang dilaporkan dipukul oleh Saddil, belum bisa menjalani pemeriksaan. “Hari ini korban baru bisa diperiksa karena beberapa hari setelah kejadian korban belum bisa diperiksa,” kata Sofyan.

Saddil dilaporkan ke polisi setelah diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada korban atas nama Irwan (25 tahun) pada Jumat (27/3) lalu.

Dari keterangan dalam surat registrasi laporan di Polres Kendari, dijelaskan bahwa korban mengalami luka sobek di kepala bagian kanan dan luka di wilayah bibir.

Meski sudah berstatus tersangka, Saddil tak ditahan. Dia hanya dikenakan wajib lapor ke Polres Kendari. Artinya, jadwal lapor harus dipenuhi dan apabila dipanggil maka wajib datang.

“Selama ini Saddil hanya kami kenakan wajib lapor sebagai tersangka, tetapi masalah penahanan itu kewenangan penyidik. Asalkan memenuhi syarat objektif dan subjektif itu kewenangan penyidik,” ungkap Sofyan.

Ini sebenarnya bukan kasus penganiayaan pertama Saddil. Sebelumnya, dia pernah dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya ke Polres Lamongan. Namun, dia beruntung karena laporan saat itu kemudian dicabut setelah dibicarakan dengan ditengahi pihak kepolisian.

Ini merupakan kasus kedua Saddil. Andai dia terbukti melakukan penganiayaan, maka dia akan dikenakan Pasal 351 Ayat 1 dan 170 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal sampai dengan tujuh tahun. (dkk/jpnn)