Beranda Pendidikan

Perkuat Kemitraan, IPB University Undang Camat dan Kepala Desa/Lurah Lingkar Kampus

BOGOR-RADAR BOGOR,IPB University berkomitmen untuk selalu menjalin kemitraan dengan masyarakat di 17 Desa/Kelurahan Lingkar Kampus. Untuk itu, di awal tahun 2020, Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria mengundang camat dan kepala desa/lurah dari lingkar kampus IPB Dramaga, Bogor. Camat dan kepala desa/lurah ini diterima Rektor didampingi jajaran pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), pimpinan dan staf Biro Komunikasi di Ruang Sidang Rektor, Kampus IPB Dramaga Bogor, pekan lalu.

Berdasarkan usulan dari salah seorang kepala desa, Rektor berencana membuat pilot project “Satu Desa Satu Produk”. Nantinya masing-masing desa mempunyai produk unggulan di bidang pertanian seperti jambu kristal, ubi jalar, singkong dan lain-lain.

“IPB University mempunyai konsumen mahasiswa dan dosen yang begitu besar, sehingga dapat membantu mengembangkan pangsa pasar hasil produk atau olahan pertanian. Untuk itu, saya arahkan agar setiap fakultas dan sekolah di IPB University memiliki satu desa binaan untuk melaksanakan program ini,” ujarnya.

Menurutnya, IPB University sebagai sebuah perguruan tinggi harus bisa memberi manfaat kepada desa/kelurahan di sekitarnya. Pendampingan, pengamatan atau pemberdayaan masyarakat memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Untuk itu harus ada kerjasama antara kedua belah pihak, kerjasama kemitraan yang baik untuk bisa mengembangkan potensi di masing-masing desa dan kelurahan.

Dalam kesempatan ini, Prof Arif Satria juga memaparkan bahwa saat ini IPB University mempunyai Tani Center. Tani Center merupakan etalase dan gerbang teknologinya IPB University untuk jembatani kebutuhan petani.

“Sehingga keberadaan Tani Center ini harus dimanfaatkan petani, khususnya dari lingkar kampus. Di Tani Center, para petani dapat melihat inovasi-inovasi yang dikembangkan IPB University. Kita tidak mengatakan bahwa segala sesuatunya berasal dari sini (perguruan tingi), tapi ini adalah upaya kita mempertemukan antara IPB University dengan seluruh petani di Indonesia untuk bisa saling belajar. Harapannya petani yang ada di lingkar kampus juga dapat belajar dan mengunjungi Tani Center. Tujuannya agar bisa terwujud cita-cita petani yang berdaulat serta memberikan peran lebih besar kepada para akademisi untuk berinteraksi serta mentransfer ilmu yang mereka miliki kepada para petani secara langsung,” tambahnya.

Prof Arif juga membuka kesempatan bagi warga lingkar kampus untuk menimba ilmu di IPB University. IPB university juga akan memberikan fasilitas olah raga seperti lapangan bola gratis.

“Asal jadwalnya yang tidak bentrok dengan kegiatan mahasiswa. Intinya kami akan mendukung dan men-support kegiatan desa/kelurahan lingkar kampus yang positif dan baik,” katanya.

Sementara Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyrakat (LPPM) IPB University, Dr Aji Hermawan menyampaikan bahw LPPM sudah melaksanakan program Dosen Mengabdi di desa/kelurahan lingkar kampus. Kegiatan tersebut berbasis masyarakat, sehingga dosen yang dibantu oleh fasilitator Stasiun Lapang Agrokreatif (SLAK), betul-betul membawa inovasi yang tepat diaplikasikan di masyarakat.

“LPPM IPB University berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan-kegiatan pengabdian kepada mayarakat ke arah yang lebih baik. LPPM IPB University juga terus mengevaluasi dan mencari bentuk yang tepat untuk pengembangan program ini ke depan,” kata Dr Aji. (Awl/Zul)

Baca Juga