25 radar bogor

Pakai CSR RS Ummi, Pembangunan Alun-Alun Empang Dimulai, Lihat Video Maketnya!

Alun-alun-empang
Peletakan batu pertama pembangunan Alun-Alun Empang pleh Walikota Bogor Bima Arya, Jumat (31/1/2020).

BOGOR-RADAR BOGOR, Pembangunan Alun-Alun Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor, dimulai.

Pelaksanaan proyek yang dibangun menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) PT Duta Graha Afiah (RS Ummi) ini, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Walikota Bogor Bima Arya Jumat (31/1/2020).

Alun-Alun tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 2.905 meter persegi. Fasilitas publik yang tersedia mulai dari taman, saran olahraga, kios makanan/UMKM dan lain sebagainya.

Bima Arya mengungkapkan bahwa Pemkot Bogor terus berikhtiar dalam menata wilayah-wilayah agar memberikan manfaat bagi seluruh warga.

“Insya Allah setiap tempat, setiap sudut di Kota Bogor diikhtiarkan agar manfaat dan maslahat. Kalau ada lahan yang mubazir, itu sayang. Kalau ada lahan yang sengketa, harus diselesaikan. Kalau ada lahan yang tidak maksimal penggunaannya, Insya Allah diikhtiarkan agar maksimal,” ungkap Bima Arya.

Ia menambahkan, proyek Alun-Alun Empang memerlukan semangat kebersamaan dan keikhlasan dari berbagai elemen agar pembangunannya bisa rampung secepatnya.

“Saya berterimakasih kepada Pak Sekda, Pak Camat, Yayasan RS Ummi, para Nazir, Pak Fahmi, pedagang, yang telah bermusyawarah sehingga menghasilkan kesepakatan agar kita bisa memulai menata tidak hanya Alun-Alun ini tapi kawasan Empang secara keseluruhan,” ujarnya.

Bima menegaskan bahwa semua ditata dengan baik, tidak ada yang dipinggirkan.

“Pedagang yang usaha, yang mencari nafkah di sini, Insya Allah ke depan seharusnya lebih banyak lagi rejekinya karena sudah di tata. Kemudian juga masjidnya (Masjid Agung At-Tohiriyah). Tadi saya ngobrol juga, masjidnya juga harus memerlukan atensi. Ini memerlukan team work dari kita semua,” tambahnya.

Bima pun menitipkan pesan kepada  Direktur Umum RS Ummi Bogor Nadjamudin agar dalam proses pembangunannya tidak ada yang dirugikan atau dipinggirkan.

“Tidak boleh ada yang dipinggirkan, semuanya harus driangkul, semuanya harus mendapatkan keberkahan di sini. Terimakasih keikhlasannya, kerja keras semua. Semoga setiap keringat kita, waktu kita, untuk mencapai kebersamaan ini mendapatkan pahala dari Allah SWT bukan hanya di dunia ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Najamudin menyatakan target pembangunan Alun-Alun Empang ini akan rampung enam bulan ke depan. Tujuan utama dibangunnya alun-alun tersebut untuk memberikan ruang terbuka bagi warga, juga penataan PKL.

“Total ada 46 PKL, jadi nanti tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sekitar trotoar alun-alun. Nanti akan difokuskan di dalam sebagai area kuliner, termasuk nanti ada fasilitas juga didalam alun-alun seperti tempat berolahraga dan ruang terbuka hijau,” katanya. (ysp)

Berikut video maket Alun-Alun Empang.

https://youtu.be/sgg86ouPaGE