Beranda Berita Utama Kelebihan Muatan, Truk Pengangkut Tabung Oksigen Terguling di Sukabumi

Kelebihan Muatan, Truk Pengangkut Tabung Oksigen Terguling di Sukabumi

Truk bermuatan tabung oksigen mengalami kecelakaan di jalan Cisolok- Bayah, tepatnya di Kampung Pasir Laja, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, selasa (21/1).
Truk bermuatan tabung oksigen mengalami kecelakaan di jalan Cisolok- Bayah, tepatnya di Kampung Pasir Laja, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, selasa (21/1).

SUKABUMI-RADAR BOGOR, Sebuah truk Mitsubishi Colt Desel bernopol R 1881 EF mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Cisolok-Bayah tepatnya di Tanjakan Cibanen, Kapung Cicalengka RT1/5, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Selasa (21/1/2020).

Dari informasi yang diperoleh, insiden terjadi sekira pukul 10.30 WIB, bermula ketika truk bermuatan tabung oksigen yang dikendarai Agus Sunaryo bersama Teguh Supriyono yang merupakan karnet ini melaju dari arah Palabuhanratu menuju Bayah dengan tujuan pabrik semen.

Namun, sampai dilokasi kejadian karena muatan berat dan truk tersebut mengalami oleng hingga terguling.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Kasubag Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi, saat kejadian truk tersebut tengah membawa muatan tabung gas dengan kapasitas muatan sekitar enam ton dari Jawa Tengah menuju PT Gama.

“Tetapi, sewaktu akan menanjak di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kendaraan tidak kuat menanjak dan mundur kembali. Karena oleng, akhirnya truk inipun terguling,” jelas Aah, selasa (21/1/2020) dikutip dari Radar Sukabumi (Radar Bogor Grup).

Lebih lanjut Aah mengatakan, akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas kendaraan dari Banten menuju Sukabumi dan sebaliknya terpaksa dialihakan melalui jalur alternatif Pantai Cikembang.

“Untuk sementara waktu kami melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas. Karena hampir seluruh badan jalan terhalangi kendaraan tersebut,” ujarnya.

Beruntungnya, sambung Aah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian sopir dan karnet selamat tanpa mengalami luka yang serius.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi saja, namun untuk kerugian belum bisa di prediksi,” imbuhnya.

Aah menghimbau, pengendara baik roda dua maupun ruda empat agar dapat meningkatkan kewaspadanya ketika berkendara. Tak hanya itu, pengendara juga harus harus memperhatikan keselamatan dalam berlalu lintas.