Beranda Metropolis Unpak Kirim Bantuan Logistik dan Bahan Bakar di Lokasi Bencana

Unpak Kirim Bantuan Logistik dan Bahan Bakar di Lokasi Bencana

Unpak Kirim Bantuan Logistik dan Bahan Bakar di Lokasi Bencana
Unpak Kirim Bantuan Logistik dan Bahan Bakar di Lokasi Bencana

Bencana banjir dan tanah longsor di Jabodetabek dan Banten, khususnya Kabupaten Bogor, mengundang keprihatinan maupun duka mendalam.

Hal ini membuat bantuan berdatangan untuk meringankan beban para korban yang terdampak bencana parah. Seperti di sejumlah desa di Kecamatan Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung.

Universitas Pakuan pun tak ketinggalan dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Sukajaya.

universitas ibn khaldun bogor uika

Bantuan yang diberikan berupa barang-barang yang paling dibutuhkan korban. Seperti makanan, obat-obatan serta perlengkapan ibu dan anak.

‘Kami berikan beras, mie instan, obat-obatan, popok dan bahan bakar,” jelas Wakil Rektor Unpak, Hari Muharram kepada radarbogor.id ditemui di ruang kerjanya.

Ia menerangkan alasan memberikan bantuan bahan bakar. Diperuntukkan bagi kendaraan operasional yang mengantarkan kebutuhan logistik ke lokasi-lokasi terisolir. Yang memyebabkn bantuan belum tiba akibat sulitnya medan.

“Dibutuhkan sekitar seribu liter bahan bakar agar bisa mengantarkan bantuan kepada wilayah terisolir. Disana ada mobil offroade dan motor trail yang bisa digunakan,”imbuhnya.

Sementara Rektor Unpak, Bibin Rubini mengatakan, bencana yang terjadi pada awal tahun menjadi duka bersama.

Selain bantuan berupa logistik kebutuhan para korban, Unpak juga mengirimkan tim mahasiswa yang tergabung dalam Wapalapa untuk membantu proses evakuasi.

“Banyak wilayah terkena bencana. Semoga korban gak bertambah lagi. (Bantuan) sifatnya hanya sementara. Sedangkan penanganan pascabencana harus terus berkelanjutan dan itu dilakukan pemerintah,” tuturnya.

Unpak, sambung Bibin, siap untuk membantu pemerintah dalam penanganan korban pascabencana. “Kami akan terjunkan mahasiswa dan dosen untuk melakukan pendampingan kepada korban. Khususnya memulihkan kondisi mental anak-anak dulu,” tukasnya. (rur)