Beranda Lifestyle

Tips Menata Isi Kulkas yang Ideal Untuk Menyimpan Makanan

Oleh : Sari Apriliana, Mahasiswa Pascasarjana IPB

Kulkas atau lemari pendingin merupakan tempat yang paling sering digunakan untuk menyimpan bahan makanan, minuman, dan produk olahan lainnya agar dapat bertahan lebih lama dibandingkan di suhu ruangan.

Kulkas juga merupakan salah satu tempat penyimpanan yang umumnya ada di setiap rumah. Penyimpanan dengan menggunakan kulkas ini merupakan salah satu metode atau teknologi penyimpanan yang paling simpel dan sering digunakan dikarenakan mudah didapatkan dan harganya yang tidak terlalu mahal sehingga untuk rumah tangga pun bisa menggunakannya.

Beberapa jenis pangan ada yang tergolong sebagai kelompok pangan yang perishable (mudah rusak). Dengan adanya kata tersebut tentunya kita harus menerapkan handling yang tepat agar produk pangan yang kita miliki tidak mudah rusak.

Teknologi penyimpanan dengan suhu rendah (cooling) dan freezingmenjaga keawetan dan kesegaran produk serta meminimalkan penurunan atau kerusakan mutu.

Salah satu teknologi penyimpanan suhu rendah ialah kulkas yang dapat digunakan untuk menyimpan produk buah-buahan, sayuran, daging, ikan, telur, kue, bahkan obat-obatan jenis sirup.

Ketika produk pangan tersebut tidak disusun dan diberikan penangan yang tepat tentunya produk satu dengan produk lainnya baunya akan bercampur menjadi satu sehingga berbau tidak sedap dan bisa saja mempengaruhi rasanya. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan mutu dari produk.

Namun, tak jarang kita meletakkan produk pangan dengan asal-asalan ketika akan menyimpannya di dalam kulkas. Ternyata menyimpan makanan di kulkas ada aturannya.

Selain mempertahankan kesegaran dan rasa, cara menyimpan makanan di kulkas yang baik dan benar juga akan menjaga zat gizi yang terkandung di dalamnya.

Sebaliknya, jika Anda menyimpan makanan di dalam kulkas secara asal-asalan, bukan tidak mungkin makanan tersebut justru dapat cepat basi dan berdampak buruk bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa aturan yang harus diperhatikan agar makanan Anda bisa lebih tahan lama ketika disimpan di dalam kulkas.

1. Perhatikan suhu kulkas

Memerhatikan suhu kulkas sebelum anda menyimpan makanan di dalamnya merupakan suatu hal yang penting. Suhu kulkas yang tepat untuk menghambat pertumbuhan bakteri berhahaya pada makanan ialah mengatur suhu kulkas pada suhu 5º Celsius atau lebih rendah, sedangkan untuk suhu di freezer harus dipastikan suhunya -18º Celsius. Untuk menjaga suhu kulkas tetap stabil, pastikan juga pintu kulkasnya selalu tertutup rapat danjangan  biarkan pintu kulkas anda terbuka terlalu lama.

2. Simpan makanan sesuai dengan jenisnya.

Kulkas memiliki beberapa rak. Setiap rak idealnya disusun berdasarkan jenis makanannya. Jadi, jangan mencampur satu jenis makanan dengan makanan lainnya.Misalnya, simpanlah makanan siap santap seperti keju, yogurt, daging matang, serta sisa makanan di rak bagian atas dan tengah.

Sementara sayuran/buah-buahan di bagian bawah.Makanan seperti daging mentah, ikan, serta unggas harus disimpan dalam wadah tertutup (kedap udara) di bagian freezer.

Selain itu hindari menyimpan telur di balik pintu kulkas karena hal tersebut justru dapat membuatnya cepat busuk, karena telur mengalami perubahan suhu saat anda membuka dan menutup pintu kulkas.  Secara detail susunan makanan di kulkas ialah sebagai berikut :

1 : Perlengkapan dapur, seperti serbet, kertas tisu dapur, atau buku resep

2 : Beragam daging yang akan diolah dalam waktu dekat. anda juga dapat meletakan produk olahan yang biasa dijual dalam keadaan beku.

3 : Sup krim, kaldu, dan kacang-kacangan beku (produk olahan beku).

4 : Potongan-potongan ikan yang siap diolah dan berbagai bagian daging yang sudah terpotong-potong, seperti bacon dan salmon steak.

5 : Di rak paling atas ini, anda dapat meletakan seluruh makanan atau minuman yang cepat dikonsumsi atau belum selesai dikonsumsi, keju,  rempah-rempah, roti. Tetap tempatkan hal-hal di rak ini pada kemasan untuk mencegahnya berantakan sebab ini adalah bagian paling sering dijangkau pengguna.

6 : Bagian pintu adalah bagian paling hangat dari kulkas. Pada bagian inidapat meletakkan produk-produk yang memiliki umur simpan cukup panjang, seperti minuman berkarbonasi, dan berbagai saus makanan.

7 : Rak tengah paling ideal untuk menyimpan produk yang kesegarannya harus selalu terjaga. Simpanlah telur, sosis, keju, dan susu pada rak ini

8 : Di bagian bawah  area pintu ini, dengan ruang yang lebih luas, Anda dapat menyimpan minuman-minuman yang kemasannya lebih besar seperti air mineral atau jus.

9 : Laci paling bawah memiliki tingkat kelembapan paling rendah. Kondisi ini cocok untuk menyimpan berbagai buah dan sayur-sayuran yang mudah rusak. Pada rak di atasnya, dapat digunakan untuk menyimpan sayuran yang rentan layu, seperti wortel, sayur-sayur berdaun hijau, dan brokoli.

3. Membersihkan kulkas secara teratur.

Bersihkan kulkas anda secara teratur, terutama pada bagian pegangannya, rak, dan kompartemen penyimpanan. Namun sebelum membersihkannya, anda harus mengeluarkan semua makanan/minuman di dalam kulkas.

Cuci semua permukaan secara menyeluruh dengan cairan pembersih khusus, lalu bilas hingga bersih dan keringkan. Dalam rangka menjaga kebersihan kulkas sebaiknya seminggu sekali diperiksa agar tidak ada makanan dan minuman di dalam kulkas yang kedaluwarsa atau tidak layak untuk dikonsumsi lagi. (*)

Baca Juga