Beranda Bogor Raya

Dihantam Pintu Mobil Box, Pengendara Motor Nyaris Tewas di Gunungputri

Kecelakaan
Warga berusaha mengevakuasi motor korban yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Kedep Bojong, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri, Jumat (22/11/2019).

GUNUNGPUTRI-RADAR BOGOR, Salah seorang warga warga Indraprasta, Jambu Dua, Kota Bogor, Emen (28) nyaris tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Kedep Bojong, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jumat (22/11/2019).

Motor yang dikendarainnya terpental saat melaju akibat terbanting pintu kendaraan box yang tak sengaja terbuka. Akibat peristiwa tersebut, kaki kiri Emen patah dan mengalami luka ringan di bagian jari dan lengan kirinya.

Akibat kecelakaan itu, lalu lintas di sekitar kejadian sempat mengalami kemacetan cukup panjang. Pasalnya, korban terlempar hingga menabrak tiang penyanggah warung yang tak jauh dari lokasi kejadian. “Mau berangkat kerja dari rumah kawan,” aku Emen sambil menahan sakit.

Dia mengaku, saat itu tidak mengendarai sepeda motor maticnya dalam kecepatan yang tinggi. Namun, lanjut dia, tepat di depan warung yang tak jauh dari Pabrik Daekan ini, tiba-tiba saja pintu belakang mobil box tersebut terbuka hingga menghantam dirinya. “Kaget, tau-tau kebuka. Gak bisa menghindar juga,” ungkapnya.

Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut langsung mengamankan sang sopir box PT Kulit, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri. Sang sopir, Kasno (30) mengakui bahwa insiden itu adalah kelalaian dirinya tak mengunci gembok pintu belakang mobilnya ini. “Saya lalai memang, lupa pas berangkat tidak saya gembok. Hanya dikunci biasa saja,” ungkap Kasno.

Kasno pun bersedia bertanggung jawab dan membiayai semua pengobatan Emen hingga pulih kembali. “Pasti bertanggung jawab. Saya betul tak sengaja,” tutur Kasno.

Sementara, Ketua RW21, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri, Waduh Hidayat mengatakan, di jalan raya wilayahnya ini memang kerap kali terjadi kecelakaan. Bahkan, lanjutnya, tak jarang pulang banyak sopir truk atau box yang kurang teliti memeriksa kesiapan kendaraannya sebelum berangkat.

“Contohnya seperti sekarang ini, si sopir memang mengaku salah tak digembok pintu belakangnya. Akibatnya kan membahayakan pengendara lainnya,” kata Wadih.

Selain itu, Wadih mengimbau, agar pengendara yang melintas di wilayahnya ini dapat secara teliti mengecek kendaraan masing-masing agar tidak mengalami kejadian yang sama.

“Jangan ngebut-ngebut juga. Karena ini jugakan bukan jalan besar. Dampak di jalan raya itu berbahaya, beruntung tidak sampai meninggal,” tandas Wadih.(rp1/c)

Baca Juga