Beranda Bogor Raya

Bukan Cuaca, Diduga Ini Penyebab Longsor Proyek Double Track yang Tewaskan Dua Pekerja

longsor double track
Lokasi longsornya proyek double track di Cigombong, Sabtu (16/11/2019).

CIGOMBONG-RADAR BOGOR, Longsor Proyek Doble Track di Kecamatan Cigombong. Kabupaten Bogor, Sabtu (16/11/2019) pagi bukan semata-mata akibat faktor alam.

Longsor Proyek Double Track Rel KA Bogor-Sukabumi Tewaskan Dua Pekerja

Diduga telah terjadi human erorr yang dilakukan oleh kontraktor. Fakta itu muncul dari temuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Bogor.

“Kemarin itu petugas proyek saat baru mulai pemasangan besi untuk turap langsung terjadi longsoran yang menimbun pekerja. Dari pantauan sebelumnya dipapas dahulu tebingannya. Mungkin saja perhitungannya belum matang untuk dibuat turap,” kata Kasi Kadaruratan BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam Hamdani kepada radarbogor.id, Minggu (17/11/2019).

Berikut Identitas Korban Longsor Proyek Double Track KA Bogor-Sukabumi

Adam memaparkan, dari tebingan terlihat curam hampir 90 derajat. Dan itu perlu memperhatikan derajat kemiringan. dimana jika terjadi hujan akan terjadi daya serap yang berkurang akibat tebing dipapas. “Jadi memang perlu betul memperhatikan derajat kemiringan,” katanya.

Ia mensimulasikan, keseimbangan alam (tanah papasan pada tebingan) sudah tidak seimbang. Kondusi itu menjadikan daya tampung tanah dalam menyerap air akan berkurang sehingga menimbulkan longsoran. apalagi tebingan yang dipapas itu curam atau tidak landai.

Dua Tewas, Berikut Foto-foto Proses Evakuasi Pekerja Proyek Double Track Bogor-Sukabumi

Terkait ada atau tidaknya kelalaian dari proyek itu, menurut Adam hal tersebut merupakan kewenangan dari kepolisian untuk membuktikannya. “Hanya saja, jika melihat fakta dilapangan, seperti itu yang terjadi,” tukasnya. (all)

Baca Juga