Beranda Politik

Ingin Hadirkan Wajah Islam Sejuk, PKS Terima Kunjungan ANIC

JAKARTA-RADAR BOGOR, Fraksi Partai Keadilan Sejahter (F-PKS) di DPR menerima kunjungan dari Australia National Imam Council (ANIC) atau Ketua Dewan Imam Nasional Australia. Pertemuan itu juga membahas menghadirkan Islam yang rahmat bagi dunia global.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini didampingi Bendahara Fraksi Habib Aboe Bakar Alhabsyi langsung menyambut Pimpinan ANIC Syekh Syadzy Al Sulaeman dan Sekjennya Syekh Mustafa.

Dalam kunjungannya, Syekh Syadzy Al Sulaeman menyampaikan salam masyarakat muslim Australia untuk Fraksi PKS dan saudara-saudara muslim di Indonesia, juga mengajak umat Islam Indonesia untuk sama-sama menghadirkan Islam yang rahmat bagi dunia.

Syekh Syadzy Al Sulaeman juga mengapresiasi, Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia dan peran-perannya dalam menampilkan wajah Islam yang teduh dan moderat, termasuk yang ditunjukkan oleh Fraksi PKS sebagai partai Islam di Indonesia.

Sementara itu, Jazuli dalam sambutannya mengaku, sangat gembira atas silaturahim Syekh Syadzy dan Syech Mustafa–yang sudah ia kenal lama secara pribadi.

Ahlan wa sahlan. Kami menyambut gembira kedatangan Ketua dan Sekjen Dewan Imam Nasional Australia serta menyambut baik upaya kolektif ulama dan umat Islam untuk semakin berkontribusi bagi kemajuan dan peradaban dunia,” ungkapnya.

Menurut Jazuli yang juga Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia (IFIP), PKS sebagai salah satu partai Islam di Indonesia, pihaknya berusaha maksimal dalam upaya menghadirkan Islam yang Rahmatan Lilalamin. Termasuk dengan menjalin kerjasama dengan dewan ulama dan masyarakat Islam di seluruh dunia.

Kami juga menggelar kunjungan resmi Fraksi ke sejumlah negara dalam rangka diplomasi internasional parlemen. Dalam rangka menghadirkan wajah Islam yang kontributif bagi peradaban dunia yang penuh kedamaian dan kemajuan,” pungkas Jazuli.

Diketahui, Fraksi PKS sendiri telah melakukan kunjungan resmi Fraksi ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Afrika Selatan hingga Australia dan selalu mengagendakan bertemu dengan Mufti dan Dewan Ulama di negera-negara yang dikunjungi.(JPS)

Baca Juga