Beranda Bogor Raya

Bupati Ade Yasin Minta Pemerintah Pusat Beri Perhatian Khusus ke Kabupaten Bogor

Buopati Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat hendak menyambut kedatangan Presiden Jokowi dalam Rakornas Forkopimda se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Rabu (13/11/2019).

BOGOR-RADAR BOGOR, Momentum Bogor sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakornas) antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia, tak disia-siakan Bupati Ade Yasin.

Ketemu Jokowi di Sentul, Ade Yasin: Kami Jenuh dengan One Way di Puncak

Ia menyampaikan permintaan khusus kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin. Yakni: Pemerintah Pusat harus memberikan perhatian khusus pada proses pembangunan di Bumi Tegar Beriman. Kabupaten Bogor.

“Kami berharap Kabupaten Bogor juga dapat perhatian khusus. Sekarang kan ada 10 daerah yang menjadi perhatian khusus terutama daerah memiliki obyek wisata,” kata Ade Yasin di sela Rakornas Forkopimda se-Indonesia, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Rabu (13/11/2019).

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Kabupaten Bogor di masa kepemimpinannya juga terus menggenjot sektor wisata. Hal itu ia buktikan melalui program Bogor The City of Sport and Tourism. Program ini memiliki misi mendongkrak kunjungan wisata dari target sebelumnya 7,3 juta orang per tahun menjadi 10 juta orang per tahun.

“Kami juga berkonsultasi dengan Pemerintah Pusat mengenai pengambilan solusi dari kemacetan yang masih kerap terjadi di jalur Puncak Cisarua. Karena kan Puncak ini jalur nasional. Sampai kapan puncak ini terus-terusan macet, solusinya seperti apa,” kata Ade Yasin.

Namun, menurut dia paling penting yaitu program-program Kabupaten Bogor yang ia anggarkan di RAPBD 2020 sudah sesuai dengan panduan dari RAPBN.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan, Rakornas Forkopimda yang digelar perdana ini memiliki tema ‘Sinergi untuk Indonesia maju’.

Tujuannya yaitu menyinergikan dan menyelaraskan visi misi dan rencana pembangunan lima tahun ke depan Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga, ada kesesuaian program sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ketuk palu.

Pasalnya, ada lima program prioritas yang digaungkan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo – Ma’ruf Amin, yaitu pertama mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM), kesehatan dan pendidikan, kedua mengenai pembangunan infrastruktur, ketiga penyegaran regulasi, keempat reformasi birokrasi, kelima yaitu transformasi ekonomi.

“Nanti penjabaran banyak sekali oleh Menteri, Menko, itu nanti diharapkan bisa dimasukkan dalam program daerah membangun membuat dasar kebutuhan khas masing-masing,” kata Tito. (ric/ant)

Baca Juga