Beranda Bogor Raya

Monorel dan Kereta Gantung Lebih Ideal Dibangun di Kawasan Puncak

CISARUA-RADAR BOGOR, Mengatasi kemacetan di Jalur Puncak tak hanya butuh penetaan ruang, angkutan umum massal berbasis rel juga memungkinkan untuk dibangun di kawasan wisata tersebut.

Namun demikian, menurut Ketua Umum Masyarakat Perkeretaapian Indonesia, Hermanto Dwiatmoko, pembangunan kereta api jenis LRT sulit dilakukan di Puncak.

Hal ini disebabkan terbatasnya ruang untuk pemasangan tiang-tiang jalan layang dan kawasan Puncak yang memiliki tanjakan (gradient) cukup tinggi. Selain itu, pada umumnya LRT juga digunakan untuk angkutan perkotaan, bukan angkutan wisata.

Lebih lanjut Hermanto merekomendasikan jika berdasarkan teknologi yang ada saat ini kereta api jenis monorel dan kereta gantung merupakan dua jenis kereta api yang sesuai untuk kawasan Puncak.

“Kalau untuk monorel, konstruksi lebih sederhana sehingga menghemat ruang. Selain itu pemasangan tiang dan rel lebih ringan. Keuntungan lain adalah monorel dapat mengangkut penumpang dan barang bagasinya” jelas Hermanto.

Dirinya juga menambahkan jika monorel memiliki kelebihan dari segi biaya pembangunan dan operasi yang rendah.

Adapun kereta gantung, Hermanto menjelaskan beberapa keuntungan antara lain cocok untuk daerah wisata, konstruksi sederhana sehingga menghemat ruang, pemasangan tiang dan rel lebih ringan, serta biaya pembangunan dan operasi rendah.

“Hanya saja kereta gantung memiliki kapasitas angkut terbatas dan memerlukan perawatan kabel yang presisi,” tutup Hermanto. (ded)

Baca Juga