Beranda Metropolis

Kuota Bantuan Terbatas, 34.581 Warga Miskin di Kota Bogor Terlantar

Warga-Miskin
Ilustrasi Warga Miskin

BOGOR–RADAR BOGOR, Hingga 2019, berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, jumlah masyarakat miskin di Kota Bogor totalnya mencapai 71.346 jiwa. Namun, hanya 36.765 jiwa diantaranya yang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Angka ini pun menurun dari tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 41.759 jiwa.

Soal ini, Wakil Wali Kota Dedie A Rachim menerangkan, pemerintah pusat dianggap sudah cukup besar dalam memberikan kuota bantuan bagi masyarakat miskin di Kota Bogor. Saat ini, sambung Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tinggal mencari solusi untuk masyarakat miskin memiliki kesejahteraan yang layak dari sisi ekonomi.

Ia mengatakan, Dinsos juga harus memiliki data yang akurat soal jumlah penduduk tidak mampu ini. “Tujuannya, untuk menjamin akurasi penerima bantuan yang telah disiapkan oleh pemerintah, baik Kota Bogor, Provinsi maupun bantuan pusat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Azrin Syamsudin membenarkan data tersebut. Ia menuturkan, dari jumlah masyarakat miskin yang berjumlah 71.346 orang ini, Kota Bogor hanya mendapat kuota bantuan dari pemerintah pusat tahun yakni sebanyak 36.765 jiwa.

“Data yang kita dapat dari Kemensos, warga miskin Kota Bogor ini jumlahnya 71.346 jiwa. Sementara yang dibantu oleh pemerintah pusat tahun 2018 berjumlah 41.759 jiwa, kemudian turun di tahun 2019 menjadi 36.765 orang,” ungkapnya.

Tahun 2020 mendatang, sambung Azrin, pihaknya telah memiliki program Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di setiap kelurahan guna menurunkan jumlah warga miskin yang ada di Kota Bogor tersebut. Selain itu, kata dia, pihaknya juga ingin menaikan kembali jumlah kuota penerima bantuan untuk warga miskin Kota Bogor kepada pemerintah pusat. (wil/c)

Baca Juga