Beranda Nasional

Hadapi Tantangan Berat, INDEF Minta Menteri Tak Rangkap Jabatan Partai

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati sepakat tidak ada rangkap jabatan antara menteri dan ketum partai ataupun pengurus partai
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati sepakat tidak ada rangkap jabatan antara menteri dan ketum partai ataupun pengurus partai

JAKARTA-RADAR BOGOR, Beban kerja Kabinet Indonesia Maju dinilai akan semakin berat dari tahun ke tahun. Salah satu aspek yang harus ditingkatkan yaitu perekonomian bangsa, terlebih dalam menghadapi ekononi global.

“Mandat yang sudah diberikan harus dilakukan sebaik-baiknya. Karena tantangan ke depan semakin berat, contohnya kondisi ekonomi global yang semakin berat,” ujar Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati, Sabtu (9/11).

Enny menuturkan, masih banyak pekerjaan rumah untuk pemerintah dalam meningkatkan perekonomian bangsa. Termasuk kemiskinan juga dinilai belum turun secara signifikan dan kesenjangan antardaerah masih sulit dikurangi.

“Tim ekonomi yang dipimpin Airlangga Hartarto cukup berat. Apalagi, Pak Menko ini maju sebagai calon ketum Partai Golkar, apakah bisa fokus dalam membenahi ekonomi Indonesia? Makanya dari awal kita sudah rekomendasikan ke pemerintah tidak ada rangkap jabatan,” imbuhnya.

Atas dasar itu, Enny menilai tantangan para menteri akan semakin kompleks. Adanya rangkap jabatan dikhawatirkan akan menghambat fokus kerja pemerintah.

“Saya sepakat tidak ada rangkap jabatan antara menteri dan ketum partai ataupun pengurus partai,” pungkasnya.

(JPG)

Baca Juga