Beranda Metropolis

Sehari! Rumah Warga Tajur Dua Kali Dibobol Maling, Mobil Hingga Uang Rp230 Juta Raib

Maling Tajur
Kondisi salah satu lemari milik warga Tajur setelah dibongkar kawanan maling, Rabu (6/11/2019).

BOGOR – RADAR BOGOR, Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin pribahasa ini yang bisa menggambarkan kondisi keluarga Purnomo (57) warga Tajur, Kota Bogor.

Betapa tidak, kediamannya di Jalan Sukajaya III No 46 RT 04/05 Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, dua kali dibobol komplotan maling di waktu berbeda, Rabu (6/11/2019). Alhasil, satu unit mobil dan uang ratusan juta raib.

Salah seorang anak Purnomo, Aldo (21) mengatakan, kejadian pertama pelaku berhasil mencuri satu unit mobil jenis Grand Max Box bernomor polisi F 8450 GA yang terparkir di garasi.

Hal itu diketahui neneknya, Sumiati Suhandi (73), saat melihat garasi sekitar pukul 05.00 WIB mobil tersebut sudah tak ada.

“Pukul 03.15 WIB dini hari nenek melihat masih ada, tapi saat pukul 05.00 WIB subuh sudah tidak ada,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (6/11/2019).

Atas kejadian itu, sambung Aldo, kedua orang tuanya lalu melapor kepada pihak kepolisian setempat sekitar pukul 10.00 WIB.

Karena rumah tersebut hanya ditinggali mereka bertiga, alhasil tinggal sang nenek saja yang berada di rumah.

Tak berselang lama, tiga orang pria mendatangi rumahnya dengan mengendarai dua sepeda motor jenis matic. Ciri-ciri salah seorang pelaku mengenakan topi.

Terduga maling
Rekaman CCTV terduga kawanan maling yang membobol rumah warga di Tajur.

“Pelaku mengetuk pagar rumah, nenek saya pun keluar dan diajak berbicara. Mereka mengaku petugas Telkom dan ingin memindahkan tiang Telkom ke dalam pekarangan rumah kami serta membuat tong sampah permanen,” jelas dia.

Kemudian, sambung dia, perhatian nenek dialihkan dengan terus diajak berbicara. Ketika itu, satu orang pelaku lain masuk ke dalam rumah. Sementara satu orang berjaga.

Pelaku yang masuk ke dalam rumah berhasil membongkar lemari dari salah satu kamar. Ketika sadar rumah telah dimasuki salah seorang diantara pelaku, sang nenek sempat memukul pelaku sambil meneriaki maling. Namun pelaku berhasil melarikan diri.

“Barang hilang seperti perhiasan kalung, gelang, cincin serta anting di kamar ibu dan bapak, kartu kredit, buku bank juga digasak, kalau uang tunai ada US dollar, dollar Malaysia, Singapura, kurang lebih jumlahnya Rp230 juta, anehnya handphone tidak diambil padahal ada di dalam laci lemari,” beber dia.

Di konfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsekta Bogor Timur, Iptu Agus K Pramos membenarkan kejadian itu. Pihaknya juga sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun hingga saat ini keterangan masih belum lengkap lantaran pemilik rumah belum melaporkannya kepada Polsek Bogor Timur.

“Kami menunggu pelaporan dulu untuk bisa mendalami kejadian ini, sementara untuk TKP sudah di cek tadi oleh anggota,” pungkasnya. (gal/pkl7)

Baca Juga