Beranda Politik

Relawan Disuruh Jadi Pegawai KSP, Bara JP Kritik Moeldoko

JAKARTA-RADAR BOGOR,Pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko soal pendukung dan relawan yang tidak tertampung di kabinet akan dijadikan pegawai di kantornya, menuai kecaman. Salah satu yang mengkrtik mantan Panglima TNI itu adalah Barisan Relawan Jokowi Presidn (Bara JP).

Ketua Umum Bara JP Viktor S. Sirait mengatakan, saat penentuan kabinet relawan tidak pernah kecewa, walaupun tidak semuanya masuk dalam lingkaran kabinet, karena itu hak prerogatif Presiden. Bahkan, lanjutnya, gerbong relawan tidak pernah memaksa Jokowi untuk mengakomodir ke dalam struktur kekuasaan. Walaupun sangat siap jika diberikan tugas oleh Jokowi.

Kami tegaskan, Pak Moeldoko, ingat Bara JP bukan pengemis jabatan. Jangan memposisikan kami seakan-akan ngambek, sekalipun kami tidak dapat jabatan seperti yang bapak katakan,” ujar Viktor dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Selasa (5/11).

Viktor juga menuturkan, Moeldoko tidak punya kapasitas mengurus penugasan-penugasan relawan. Dia meminta pembantu presiden itu lebih baik mengurus KSP dengan baik. Karena gerbong relawan Bara JP punya hubungan khusus dengan Pak Jokowi.

Lebih baik Moeldoko membantu Pak Presiden dengan baik, menangkal radikalisme tidak menyentuh istana,” katanya.

Ia juga mengingatkan, Bara JP adalah relawan pionir, yang pertama mendorong Jokowi melalui PDIP untuk dicalonkan di Pilpres 2014, termasuk memenangkan mantan wali kota Solo pada Pilpres 2019.

Mendukung Jokowi bukanlah urusan jabatan, tetapi urusan memenangkan pemimpin yang baik, bersih, merakyat, seperti Pak Jokowi, serta untuk urusan bangsa ke depan,” katanya.

Seperti diketahui, Moeldoko dalam wawancara khusus dengan salah satu media nasional pada Senin, 4 November 2019, menyebut beberapa orang dari parpol dan relawan yang tidak tertampung di kabinet sebagai menteri atau wakil menteri akan dimasukkan sebagai staf KSP.(JPG)

 

Baca Juga