Beranda Politik

Gelar Rapat Pleno, Bendum Golkar Geram Soal Pengamanan

JAKARTA – RADAR BOGOR, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar menggelar rapat pleno pada Selasa (5/11) malam pukul 19.30 WIB. Agenda yang wajib diadakan sebelum musyawarah nasional (Munas) digelar itu berlangsung di jalan Anggrek Nely, kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

Jadi, materinya tunggal yakni tentang persiapan munas,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (5/11).

Lodewijk juga mengatakan, rapat pleno kali ini akan membahas waktu dan lokasi Munas Golkar beserta agendanya. Termasuk soal pemilihan ketua umum Golkar.

Nanti kami bicarakan di rapat pleno ini dulu, perlu ada kesepakatan dengan teman-teman yang lain,” jelasnya.

Mantan Danjen Kopassus TNI AD itu juga menjelaskan, seluruh pengurus DPP Golkar diundang untuk menghadiri rapat pleno tersebut. “Ini namanya rapat pleno, jadi seluruhnya diundang,” katanya.

Hanya saja, Wakil Koordinator Bidang (Wakorbid) Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo hingga Senin (4/11) mengaku belum menerima undangan rapat pleno partainya. Namun, Lodewijk memastikan DPP Golkar mengundang semua pengurusnya untuk menghadiri rapat pleno.

Kepada koordinator bidang, wakil koordinator bidang, ketua bidang, ketua departemen dengan anggota semuanya diundang,” ujar Lodewijk yang juga legislator Golkar dari daerah pemilihan Lampung I itu.

Sementara itu, Bendahara Umum (Bendum) Partai Golkar Robert Kardinal mengkritik soal penempatan meja absen kader di depan gerbang kantor DPP. Ia menilai, hal tersebut sama saja dengan menyamakan kader Golkar dengan buruh pabrik.

Ini benar-benar sudah sangat keterlaluan. Masa pengurus partai diperlakukan seperti buruh pabrik,” kata Robert kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

Lebih lanjut, Robert menyebut baru kali ini melihat para kader harus absen di luar kantor DPP. Pernyataan serupa sebelumnya juga disampaikan kader Golkar lainnya, yakni Darul Siska.

Dan baru kali ini dalam sejarah Partai Golkar absen pengurus pleno Partai Golkar dilakukan di luar pagar gerbang halaman kantor partai,” sebut Robert.

Diberitakan sebelumnya, Wakil kordinator bidang (Warkobid) Kepartaian Golkar Darul Siska mengkritik penempatan meja absen untuk para kader yang menghadiri rapat pleno. Menurutnya itu sepeti sedang menghadapi musuh.

Kita ini kan mau rapat dan adu argumentasi, bukan dibuat suasananya seperti menghadapi musuh. Jadi tidak perlulah berlebihan melakukan pengamanan. Toh ini rapat pleno biasa saja,” sesal Darul.(JPG)

 

Baca Juga