Beranda Politik

Pratikno: Dewas KPK Bakal Banyak Diisi Pakar Hukum

JAKARTA – RADAR BOGOR, Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) bakal dilantik bersamaan dengan pelantikan komisoner KPK yang baru pada Desember mendatang.

Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih meminta masukan dari berbagai pihak terkait figur-figur yang akan diangkatnya menjadi anggota Dewas KPK. Meskipun sudah ada beberapa nama-nama yang dikabarkan akan mengisinya.

(Presiden minta) masukan berbagai pihak. Dewan pengawas kan presiden masih banyak waktu. Nanti diangkat bersamaan dengan pimpinan KPK yang baru. Masih bulan Desember,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Setneg, Jakarta, Senin (4/11).

Sementara itu, terkait komposisi anggota Dewas KPK, mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menyebutkan, anggotanya akan didominasi oleh para ahli hukum, hingga unsur masyarakat.

Ahli hukum yang akan banyak ya, tapi juga ada non-hukum. Karena ada dimensi sosialnya muncul. Tetapi belum diputuskan final. Sekarang masih listing,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkap, keputusannya mengenai undang-undang baru tentang KPK. Presiden Ketujuh RI itu menegaskan tidak akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) dalam waktu dekat ini.

Dalam dialog dengan wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (1/11), Jokowi menyatakan bahwa UU Nomor 19 Tahun 2019 yang mengubah UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK sedang dalam proses uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK). Selama proses uji materi belum tuntas, Jokowi tak akan menerbitkan Perppu KPK.

Masih ada proses uji materi di MK. Jangan ada orang yang masih berproses di uji materi, kemudian langsung ditimpa dengan sebuah keputusan yang lain. Saya kira kita harus tahu sopan santun,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengaku tengah memilih figur untuk duduk di Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Keberadaan Dewas KPK merupakan amanat dari UU baru tentang lembaga antirasuah itu.

Saat ini untuk Dewan Pengawas KPK masih dalam proses. Kita masih menampung masukan-masukan soal siapa saja yang nanti bisa duduk di dalam Dewan Pengawas KPK,” tuturnya.

Jokowi menargetkan Dewan Pengawas KPK sudah terbentuk pada Desember mendatang. Jokowi berencana melantik komisioner dan Dewas KPK 2019-2023 secara bersamaan.

Menurut Jokowi, merujuk UU UU Nomor 19 Tahun 2019 maka pembentukan Dewas KPK periode 2019-2023 tidak melalui panitia seleksi (pansel). “Untuk pertama kali tidak lewat pansel, tetapi percayalah yang terpilih memiliki kredibilitas yang baik,” pungkas Jokowi.(JPG)

 

 

Baca Juga