Beranda Metropolis

Kota Bogor Bebas Buta Aksara

Buta-Aksara
Sekda saat menghadiri Hari Aksara Internasional di Transmart Yasmin, Jalan Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, Selasa (05/11/2019).

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor patut berbangga diri. Pasalnya, di Hari Peringatan Hari Aksara Internasional 2019 ini, sudah tidak ada lagi warga Kota Bogor yang buta aksara alias Kota Bogor mampu menuntaskan Buta Aksara.

Capaian ini hasil dari perjuangan panjang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dimotori Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengatakan, dengan dinyatakan bebas buta aksara, tidak membuat Pemkot Bogor berlepas diri, sebaliknya harus terus dipertahankan. Tak ayal pihaknya akan terus mendukung melalui kebijakan bantuan anggaran bagi PKBM.

“Banyak inovasi keterampilan dari PKBM yang membuat warga tidak hanya sekedar bisa baca tulis hitung, tetapi juga mempunyai keahlian lain. Ini sesuai dengan harapan kami menuntaskan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Sekda usai menghadiri Hari Aksara Internasional di Transmart Yasmin, Jalan Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, Selasa (05/11/2019).

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin mengatakan, peringatan hari aksara di Kota Bogor dibuat berbeda dengan memadukan paket kesetaraan di PKBM. Hal ini dilakukan agar pendidikan non formal tidak kalah dengan pendidikan formal. Tercatat, saat ini sudah ada 37 PKBM se-Kota Bogor yang bisa dimanfaatkan warga untuk belajar.

“Di pendidikan non formal malah mereka tidak hanya belajar baca tulis, tetapi juga diajarkan membuat produk yang bernilai jual,” jelasnya.

Fahmi sapaan akrabnya menuturkan, PKBM ini memang menjadi alternatif pilihan bagi mereka yang waktu atau kondisinya terbatas. Tak jarang banyak anak-anak yang terpaksa bekerja membantu orang tua yang belajar di pendidikan non formal, karena waktunya yang leluasa dan mereka pun nyaman dibanding sekolah formal.

“Yang pasti semua ini dilakukan agar semua warga dari usia 10 tahun sampai tak terbatas bisa melek aksara dan tahun ini terbukti Kota Bogor bebas buta aksara,” katanya. (Humpro :fla/hari/jihan-SZ)

Baca Juga