Beranda Berita Utama Ibu Bawa Motor Tabrak Truk, Balita Dua Tahun Tewas!

Ibu Bawa Motor Tabrak Truk, Balita Dua Tahun Tewas!

Balita 2 tahun tak terselamatkan setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Singapadu (Istimewa)
Balita 2 tahun tak terselamatkan setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Singapadu (Istimewa)

BALI-RADAR BOGOR,Nahas dialami balita 2 tahun, Ni Putu Ripania Widya Maheswari. Bocah itu boncengan bersama ibunya.

Widya Maheswati terlibat kecelakaan di Jalan Raya Singapadu pada Sabtu lalu (2/10) pukul 09.00. Akibat kejadian itu, nyawanya tak terselamatkan.

Menurut informasi, kecelakaan itu terjadi ketika si bocah dibonceng ibunya, Ni Kadek Darmini, 34.

Warga Banjar Semu, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati itu mengendarai motor Honda Scoopy DK 4261 KAB.

Honda Scoopy itu melaju dari arah utara menuju selatan. Dari arah berlawanan, muncul truk pengangkut sampah.

Truk plat itu plat merah DK 8012 K dikemudikan oleh I Nyoman Karim, 65, dengan kernet Wayan Seja.

Truk yang hendak menaikkan sampah itu langsung memotong jalur dan berhenti di badan jalan sebelah timur.

Truk berhenti di jalur motor. Akibatnya, tabrakan antara motor dan truk tak dapat dihindari. Ban depan motor langsung menabrak bemper depan truk.

Bemper truk penyok, sedangkan ban motor masuk ke dalam kolong mesin depan. Tabrakan membuat pengendara motor terjatuh.

Sang ibu, Ni Kadek Darmini, mengalami sejumlah luka. Diantaranya lecet pada lutut kaki kanan, bahu kiri lecet, sempat tidak sadarkan diri.

Namun, si balita yang jadi penumpang, Ni Putu Ripana Widya Maheswari, mengalami luka cukup parah. Balita itu luka pada dagu dan bibir.

Para korban sempat dilarikan ke RS Ari Canti di Desa Mas Kecamatan Ubud. Sayangnya, balita itu sudah meninggal dunia saat dalam perawatan tim medis.

Kapolsek Sukawati AKP Suryadi membenarkan kejadian itu. “Jadi prosesnya akan kami limpahkan ke Polres Gianyar,” ujar Suryadi kemarin.

Apalagi kecelakaan itu sampai mengakibatkan korban meninggal. “Karena korban meninggal dunia, jadi prosesnya Gianyar yang menangani kami penanganan awal saja,” pungkasnya. (radarbali/ysp)