Beranda Metropolis

Bima Arya Berbagi Pengalaman dengan Kepala Daerah Peserta P3DA Lemhannas RI

Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi pembicara dalam Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) X tahun 2019 yang digelar Lemhanas RI.

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi pembicara dalam Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) X tahun 2019 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Gedung Lemhannas, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya yang juga alumni P3DA tahun 2015 itu berbagi dan bercerita pengalaman menjadi kepala daerah yang saat ini sudah memasuki periode keduanya.

Bima Arya membahas seputar fenomena dan permasalahan terkait tata kelola pembangunan daerah yang demokratis berkelanjutan sesuai dengan adanya berbagai regulasi mulai dari Undang Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah dan lain sebagainya.

“Aspek perencanaan pembangunan harus dibuka seluas-luasnya. Saya pelajari sahabat-sahabat saya Mas Anas di Banyuwangi, Bu Risma di Surabaya, Pak Nurdin Abdullah yangs ekarang Gubernur Sulsel, dan banyak daerah lain. Itu adalah cerita pemerintahan yang terbuka. Tidak bisa sendiri,” ujar Bima.

“Makanya dari awal kami di Kota Bogor membuka bersama-sama teman-teman perguruan tinggi seperti IPB untuk masuk, menyusun RPJMD. Selain itu juga ada dari LSM, pengusaha dan sebagainya. Saya kira kunci pertama adalah itu karena bicara demokrasi adalah pemerintahan yang kolaboratif dan terbuka,” tambahnya.

Selain Bima Arya, P3DA  juga menghadirkan narasumber lainnya, yakni Direktur Otonomi Daerah pada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Aryawan Soetiarso Poetro. Aryawan berbicara mengenai ‘Penyusunan Blueprint dan Roadmap Tata Kelola Pembangunan Daerah yang Demokratis dan Berkelanjutan.’

Ada juga Kisnu Haryo yang merupakan Tenaga Profesional Bidang Politik Dalam Negeri & HAM pada Lemhannas RI yang berbicara seputar inovasi-inovasi yang diperlukan dalam implementasi tata kelola pembangunan daerah yang demokratis dan berkelanjutan.

P3DA X 2019 berlangsung selama dua bulan yang dimulai pada Selasa (24/9/2019) lalu dan berakhir pada Rabu (20/11/2019) mendatang. Tahun ini P3DA diikuti oleh 41 peserta yang terdiri dari Bupati sebanyak 17 orang, Wakil Bupati 11 orang, Walikota 3 orang, Wakil Walikota 3 orang, Ketua DPRD 6 orang, dan Ketua Seknas Adkasi 1 orang.

P3DA bertujuan untuk memantapkan pimpinan daerah yang berintegritas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis serta terampil dalam memecahkan masalah pembangunan nasional di tingkat daerah.

Kemudian tujuan lainnya adalah agar pimpinan daerah memahami Empat Konsensus Dasar Bangsa, memiliki cakrawala pandang wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, dan kewaspadaan nasional.

Selain itu, P3DA juga bertujuan untuk menciptakan pimpinan daerah yang terampil memecahkan masalah di daerah dan mampu memberikan saran kepada pemerintah daerah tingkat satu tentang kebijakan publik dan terkait nilai-nilai berkebangsaan. (Humpro :adt/arvan/pri)

Baca Juga