Beranda Ekonomi Taman Herbal Bejo Hadir Kembali

Taman Herbal Bejo Hadir Kembali

Herbal-Bejo
KERJA SAMA: Ketua PKK Kota Bogor Yane Ardian menerima bibit jahe merah dari PT Bintang Toedjoe pada acara Kick Off Lomba Taman Herbal Bejo di Gedung Wanita Kota Bogor, kemarin (31/10)

BOGOR-RADAR BOGOR, Untuk kali kedua, Kota Bogor kembali terpilih sebagai lokasi Lomba Kegiatan Taman Herbal Bejo yang digagas PT Bintang Toedjoe. Bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Tim Penggerak PKK Kota Bogor meresmikan Lomba Kegiatan Taman Herbal dan Kick O Lomba Taman Herbal di Gedung Wanita, kemarin (31/10).

BRANCH Manager Bejo Jahe, David Herlambang mengatakan, Kick Of ini menjadi langkah awal gerakan penanaman tanaman herbal yang dikenal sebagai tanaman toga.

PT Bintang Toedjoe mengajak masyarakat Kota Bogor untuk bersama-sama menanam jahe merah sebagai tanaman utama, namun mereka juga bisa mengombinasikannya dengan tanaman lainnya.

“Harapan dari Kick Of ini, masyarakat lebih sadar dan peduli bahwa obat-obatan itu bisa diperoleh dari tanaman di pekarangan, dan mereka juga akan semakin tahu dan sadar bahwa jahe merah ini memiliki khasiat luar biasa, lebih dari sekadar untuk masak,” kata David.

Khasiat lain dari jahe merah ini, sambung David, mampu memulihkan masuk angin hingga antibodi. Bejo Jahe Merah, sambung David, paham dan tahu untuk menggerakkan masyarakat sadar dengan jahe merah dan tidak hanya bisa dimulai dari suatu perusahaan, melainkan bersama-sama masyarakat agar gerakan menanam jahe merah semakin besar.

“Teknisnya nanti pemberian sarana produksi akan berikan paket jahe merah beserta pupuk, dan ada pestisida organiknya juga, sosialisasi ke ibu PKK untuk bersama-sama menanam jahe merah. Selama penanaman 10 bulan akan ada masa panen, hasilnya dibeli oleh PT Bintang Toedjoe,” kata David.

Pembelian hasil panen jahe merah ini, sambung David, lantaran pihaknya sadar kelemahan dari tanaman herbal adalah stoknya yang erbatas. Di sisi lain kebutuhan jahe merah sepanjang tahun. Untuk menjaga suplainya tetap ada, bagaimana masyarakat semakin bisa lebih berdaya menambah penghasilan dengan penanaman jahe merah.

“PT Bintang Toedjoe memiliki sebuah kepedulian dan tanggung jawab dalam bentuk CSV, karena jahe merah ini jangan sampai hanya selesai di PT Bintang Toedjoe, tapi kalau pun mereka mau menanam dan membibitkannya lagi dan mau menjual ke PT Bintang Toedjoe silakan, kami memberikan peluang ibu PKK,” urainya.

Jika tahun sebelumnya hasil panen mencapai 5 ton, tambah David, tahun ini pihaknya menargetkan hasil panen akan mencapai 10 ton. “Mudahmudahan manfaat yang dirasakan akan lebih masif dan luas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian menerangkan, PKK selalu terbuka untuk siapa pun yang mau bermitra selama bisa memberikan manfaat, ilmu, wawasan kepada PKK.

Sebab seperti diketahui, PKK adalah kader yang tidak bergaji, karena itu dia berharap meski tidak bergaji, para kader tetap memiliki ilmu yang banyak.

“Kerja sama dengan Bejo ini, harapannya kader semakin memiliki kualitas diri yang bagus, punya pengalaman bagus, karena nanti kalau sudah punya wawasan yang luas, rezeki mengikuti. Tapi namanya karakter, kejujuran, keberanian itu, kalau tidak punya tidak akan mendapatkan bentuk materi yang baik,” tandasnya.(wil/c/adv)