Beranda Berita Utama

Tinggalkan Sarung, Wakil Presiden Ma’ruf Amin Kini Sudah Pakai Celana

Wapres Ma'ruf Amin
Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (21/10).

JAKARTA – RADAR BOGOR, Ada yang berbeda di hari pertama Wakil Presiden Ma’ruf Amin berkantor di Istana Wapres di Jakarta, kemarin.

Ia tidak mengenakan sarung tetapi memakai celana panjang. Ini adalah penampilan keduanya, tanpa menggunakan sarung pasca dilantik Minggu (20/10/2019).

Ma’ruf mengenakan jas dan celana panjang abu-abu gelap dengan paduan dasi merah.

Ma’ruf mengaku sudah merasa nyaman mengenakan sarung. Namun ia menyatakan siap mengenakan celana jika memang tak bisa memakai sarung.

“Karena saya sudah pakai sarung ya nyaman. Tapi jika harus pakai celana juga bisa, siap, jadi pakai apa saja siap,” katanya.

Ma’ruf selama ini memang identik dengan penampilan sarung dan peci yang menempel di kepala. Sarung itudikenakan dengan tambahan ikat pinggang untuk mengeratkan ikatannya.

Jika sedang tak menggunakan jas, Ma’ruf biasanya memakai baju koko atau kemeja. Saking menyukai sarung, Ma’ruf pernah tertangkap kamera wartawan sedang berolahraga sepeda statis sambil bersarung. Momen itu terjadi kediaman pribadinya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, 17 April lalu.

Sementara itu, ada dua agenda besar yang dilakukan Ma’ruf, Senin (21/10/2019). Pertama: Serah terima jabatan dengan Jusuf Kalla. Kedua: bertolak ke Jepang mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadiri penobatan Naruhito menjadi kaisar.

Dalam helatannya itu, Ma’ruf didampingi istrinya, Wury Estu Handayani. Mereka berangkat dengan pesawat kepresidenan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dubes Jepang Masafumi Ishi ikut melepas rombongan.

Seperti diketahui, Kaisar Akihito, yang berusia 85 tahun, baru saja turun takhta karena faktor usia dan kesehatannya yang memburuk.

Dia resmi mengundurkan diri pada Selasa (30/4). Naruhito merupakan kaisar ke-126 Jepang. Dia pernah kuliah di Universitas Oxford di Inggris, dan menjadi putra mahkota pada usia 28 tahun.

Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar mengatakan kehadiran Ma’ruf Amin untuk menunjukkan kedekatan hubungan antara Indonesia dan Jepang selama ini.

“Buat Indonesia dan khususnya buat Kiai Ma’ruf Amin ini bukan sekadar kunjungan pertama ke luar negeri, belum 24 jam sejak pelantikan. Ini terutama untuk merefleksikan hubungan yang kuat dan dekat antara Indonesia dan Jepang,” kata Oemar.

Oemar mengatakan Indonesia menempatkan Jepang sebagai mitra strategis. Melalui kunjungan Ma’ruf Amin ini, diharapkan hubungan bilateral Indonesia dan Jepang semakin terjalin kuat.

“Jepang sebagai mitra strategis Indonesia. Kedekatan hubungan dan keinginan Indonesia untuk terus menjalin persahabatan yang kuat dengan Jepang,” jelasnya.(ind/jpg)

Baca Juga