Beranda Metropolis

MPP yang Sukses di Kota Bogor Bakal Direplika di Pandeglang

Diah Natalisa, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama kepala Dinas DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi saat melakukan kunjungan MPP Kota Bogor, Senin (19/8/2019).

BOGOR–RADAR BOGOR,Keberadaan Mal Pela­yanan Publik (MPP) Kota Bogor menjadi primadona bagi daerah lain. Tak hanya di Jawa Barat. Selasa (15/10), giliran Pemerintah Kabupaten Pande­glang bersama DPRD Kabu­paten Pandeglang menyam­bangi kantor pelayanan satu pintu itu.

Bupati Pandeglang Irna Naru­lita mengaku akan mereplikasi pelayanan tersebut di daerah­nya. Sebab berdasarkan pantau­an­nya pelayanan tersebut sangat membantu dan memba­hagiakan masyarakat yang ingin mendapatkan banyak pelayanan tanpa harus ke mana-mana.

“Kami akan wujudkan juga mal pelaya­nan publik di Kabu­paten Pandeglang, tadi bisa kami lihat dari a sampai z semua pelayanan di satu pintu dan mereka merasa terlayani dengan baik dan merasa baha­gianya juga tidak terkira,” ujarnya kepada Radar Bogor usai melakukan peninjauan langsung di MPP Lippo Keboen Raya.

Irna mengaku sudah merenca­nakan pelayanan satu pintu itu di wilayahnya pada Agustus kemarin. Dengan kunjungan ke Kabupaten Banyu­wangi dan Kota Bogor, dia berharap MPP Kabupaten Pandeglang dapat direalisasikan pada 1 April 2020 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pandeglang yang ke-145. “Kami berharap saat ulang tahun pada 1 April nanti terwu­jud sehingga kami harus mela­kukan percepatan untuk bisa memberikan pelayanan satu pintu bagi masyarakat yang cepat, murah, dan mudah,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Pan­deglang TB Udi Juhdi menga­mini pernyataan orang nomor 1 di Kabupaten Pandeglang itu. Dia mengaku optimis dan akan mendukung eksekutif untuk mewujudkan pelayanan satu pintu yang ditargetkan terealisasi pada April 2020. “Insyaallah kekejar, mudah-mudahan April nanti bisa laun­ching bersamaan dengan ulang tahun Pandeglang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengungkapkan, dalam kurun waktu sekitar 60 hari sejak diresmikan, MPP menjadi ru­ju­kan pemerintah dari berbagai daerah di Jawa Barat dan kota di Indonesia.

Satu sisi dia merasa bangga namun tak lupa ada tantangan yang mengharuskan Pemkot Bogor terus meningkatkan kualit­as dan mempertahankan komit­­men dalam memberikan pela­ya­­nan terbaik untuk masya­rakat. “Hampir dua bulan, sudah 40 daerah yang hadir, jadi ini menarik karena bisa juga meningkatkan PAD Kota Bogor dengan kedatangan mereka,” ungkap Dedie.

Mantan Direktur KPK ini mengakui masih ada beberapa pekerjaan yang perlu terus didorong untuk meningkatkan pelayanan. Salah satunya permo­honan kepada Polresta Bogor Kota untuk memberikan pelayan­an SIM. Di sisi lain, karena animo masyarakat yang cukup tinggi, MPP juga mema­ju­kan jam operasionalnya. Saat ini MPP mulai bero­perasional sejak pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. “Sampai saat ini total pengunjung sudah tujuh ribu, makanya kita majukan jam operasional jadi pukul 09.00 WIB,” pungkasnya.(gal/pkl6/c)

Baca Juga