Beranda Metropolis

Longmarch dari Sempur Hingga Tugu Kujang, Mahasiswa Tuntut Empat Poin

Longmarch dari Sempur Hingga Tugu Kujang, Mahasiswa Tuntut Empat Poin

BOGOR-RADAR BOGOR,Lagi-lagi, mahasiswa se-Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa di Tugu Kujang, kemarin (18/10). Aksi menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah tersebut ditunjukkan sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi genting yang terjadi di negara saat ini.

Mereka yang sebelumnya melakukan long march dari Sempur menuju Tugu Kujang mengaku membawa aspirasi masyarakat kecil yang tertindas. Hal tersebut disampaikan koordinator aksi, perwakilan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Eto Rumpedai disela-sela aksi.

Eto menyampaikan, beberapa poin sikap yang dibawa massa aksi, salah satunya mendorong pemerintah untuk mengusut tuntas pelaku pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dan menjamin kenyamanan serta keamanan warga Indonesia.

Selain itu, Eto menjelaskan, berkaca dari kasus tindakan represif aparat keamanan kepada mahasiswa beberapa waktu lalu, pihaknya mengecam hal tersebut.

“Kami juga meminta pemerintah lebih serius dalam menangani alur dan pelayanan BPJS dan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian keuangan nasional melalui reforma agraria. Karena itu bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah,” ungkapnya kepada Radar Bogor.

Aksi yang juga diikuti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PERISAI) juga menyatakan sikapnya terhadap bencana yang terjadi di beberapa kawasan hutan di Indonesia.

“Pemerintah harus segera menyelesaikan dan menentukan dalang dibalik Karhutla tersebut,” tegasnya.

Tak hanya itu, lanjut Eto, masalah pemindahan Ibukota juga menjadi poin dalam aksi mereka.

“Pemindahan Ibu Kota juga harus dikaji lebih dalam lagi karena dengan anggaran yang besar, akan menimbulkan konflik yang besar pula,” tambah Eto. (cr2/c)

Baca Juga