Beranda Ekonomi

Antisipasi Kemacetan, Pertamina Distribusikan Awal Elpiji

Beberapa unit truk pengangkut elpiji subsidi tampak parkir sementara, sebelum berangkat atau menyalurkan elpiji tiga kilogram ke wilayah Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak yang wilayahnya harus melewati Jembatan Kapuas II, yang saat ini dalam perbaikan. (Istimewa

JAKARTA-RADAR BOGOR,PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat, menyatakan pihaknya mendistribusikan elpiji subsidi atau tabung tiga kilogram lebih awal sebagai antisipasi kemacetan dampak dari perbaikan Jembatan Kapuas II yang menghubungkan Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

“Kami telah melakukan distribusi prioritas untuk wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang distribusinya harus melewati Jembatan Kapuas II guna memberikan pelayanan pada masyarakat,” kata Sales Executive Elpiji Pertamina Pontianak, Yodha Galih di Pontianak, Selasa.

Bahkan, menurut dia, pihaknya melakukan operasional SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) lebih awal mulai dari pukul 05.00 WIB (pagi) hingga pukul 10.00 WIB, atau menyesesuikan dengan jam dibukanya Jembatan Kapuas II sesuai jadwal dari Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar.

“Penyaluran lebih awal dan menyesesuaikan dengan jadwal tersebut, khusus untuk wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang penyalurannya harus melewati jalur Jembatan Kapuas II,” ungkap Yodha.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar tidak panik, karena pada prinsifnya pihaknya semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan elpiji subsidi bagi kedua wilayah tersebut yang terdampak perbaikan Jembatan Kapuas II tersebut.

Sementara itu, Gubernur Kalbar, Sutarmidji melalui akun media sosialnya menyatakan, pihaknya akan membelakukan sistem buka tutup sepanjang perbaikan Jembatan Kapuas II, yakni mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB (dibuka), kemudian pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB (jembatan ditutup), dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB (jembatan dibuka), dan mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB atau pagi (jembatan ditutup kembali).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Manto Saidi mengatakan Senin malam (14/10) pihaknya telah melakukan rapat evaluasi terkait penutupan Jembatan Kapuas II di Sungai Raya, Kubu Raya karena ada pemasangan bracing atau ikatan angin.

Manto menjelaskan penutupan akses jembatan tersebut dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di Wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak dan sekitarnya.

Pekerjaan pemasangan bracing Jembatan Kapuas ll di Kecamatan Sungai Raya tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalbar.

Baca Juga