Beranda Metropolis Anggaran Ditolak Dewan, Pelebaran Jembatan Otista Terhambat

Anggaran Ditolak Dewan, Pelebaran Jembatan Otista Terhambat

Lalu lintas di sepanjang Jalan Otista. (Nelvi/Radar Bogor)

BOGOR–RADAR BOGOR,Warga Bogor nampaknya akan terus berlama-lama mengalami kemacetan di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista).

Hal itu lantaran rencana pelebaran Jembatan Otista dipastikan terhambat karena alokasi untuk pembebasan lahan yang sedianya ada pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019 dicoret pada rapat paripurna lalu.

Dimulai 2020, Pelebaran Jembatan Otista Tunggu Pembebasan Lahan

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan, ada satu program anggaran yang tidak disetujui untuk dilanjutkan pada APBD-P 2019 ini. Yakni penambahan anggaran untuk pembebasan lahan terkait program perbaikan Jembatan Otista sebesar Rp 3 miliar.

“Paripurna lalu menyepakati hasil penyempurnaan APBD. Hanya satu yang tidak disetujui, yakni penambahan anggaran pembebasan lahan Jembatan Otista, ” katanya.

Pihaknya beralasan, pos anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan revitalisasi Jembatan Otista harus dicoret lantaran belum ada dasar argumentasi penetapan jumlah anggaran, karena belum adanya apraisal nilai yang akan dibeli.

“Anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembebasan lahan akan dialihkan ke pos anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT). Apraisalnya itu belum ada, maka penganggarannya kita menunggu itu ada dulu,” kata Atang.

Dikatakan Atang, DPRD menyepakati anggaran lainnya yang diajukan ke Pemkot Bogor.

Untuk jembatan Otista, ada mata anggaran di APBD perubahan 2019. Harusnya segera dilakukan appraisal terkait hal ini.

Info Lalu Lintas Hari Ini : Simpang Baranangsiang, Tugu Kujang-Otista Padat, Pajajaran-Jalak Harupat Ramai Lancar

“Jadi, ketika pertengahan November sudah keluar angka pasti, maka bisa proses pembebasan lahan bisa dimasukan pada APBD 2020. Sehingga proses pembangunan bisa terwujud dengan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2020 untuk mengurai kemacetan di Jalan Otista,” kata Atang. (wil)