Beranda Bogor Raya

Warga Cijeruk Masih Dihantui Longsor Susulan

Longsor-di-Cijeruk
Warga Kampung Cijeruk RT 03/06, Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, masih dihantui adanya longsor susulan.

CIJERUK-RADAR BOGOR, Warga Kampung Cijeruk RT 03/06, Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, masih dihantui adanya longsor susulan. Pasalnya, curah hujan semakin deras membuat tebingan di dekat pemukiman warga sangat berpotensi terjadi longsor.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani meminta warga yang yang tinggal dekat longsoran untuk selalu waspada terlebih saat hujan turun.

“Ancaman longsor susulan masih bisa terjadi di Jalan penghubung Desa Palasari dan Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, itu. Tadi kita sudah cek lokasi jalan yang amblas,” katanya kepada Radar Bogor, kemarin (17/10).

Ia menjelaskan, kontur tanah di lokasi amblasnya jalan termasuk daerah rawan longsor. Sehingga saat hujan deras mengguyur, membuat tanah amblas. “Saat ini panjang jalan yang amblas dan longsor itu sekitar 19 meter. Dengan lebar empat meter. Untuk ketinggian tebingnya enam meter,” jelasnya.

Sementara itu tebingan longsor langsung mendapatkan penanganan. “Sebelum kejadian longsor kan itu sedang dalam proses pembangunan jalan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Sekarang perbaikan masih dilakukan,” tuturnya. Akses jalan untuk sementara ini dialihkan ke Jalan Desa Tanjungsari.

Sementara itu warga setempat, Muhamad Hidayat Asep Saefulloh (45) meminta agar akses jalan tersebut segera diperbaiki. Agar bisa dilalui kendaraan seperti semula. “Kalau yang sekarang muter terlalu jauh. Kalau warga minta cepat diperbaiki. Minimal untuk akses kendaraan roda dua dulu,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, hujan yang menerjang sejumlah wilayah Bogor menyebabkan bencana longsor. Teranyar, tebing jalan setinggi 20 meter longsor di Kampung Cijeruk RT 03/06, Desa Tajurhalang. Akibatnya jalan yang menghubungkan Desa Tajurhalang dengan Desa Palasari, lumpuh dan tidak bisa digunakan warga sekitar.

Untuk menghindari longsor susulan dan menyebabkan korban, warga di sekitar lokasi kini mengungsi ke tempat yang lebih aman. Salah satu warga, Suprianto (40) menjelaskan, aspal jalan tiba-tiba retak kemudian longsor setelah diguyur hujan selama satu jam.

Pasca longsor, jalur tersebut tak bisa dilalui sejumlah kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua juga diimbau untuk tidak melalui jalan tersebut. (all/c)

Baca Juga