Beranda Olahraga

Persebaya Tidak Bisa Gunakan GBT di Musim Depan, Ini Alasannya

SURABAYA – RADAR BOGOR, Persebaya Surabaya dikabarkan tidak bisa menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai markas pada musim depan.

Alasannya, karena stadion akan direnovasi mulai awal tahun depan dan diperkirakan butuh waktu pengerjaan hingga sepuluh bulan.

Perbaikan untuk GBT secara bertahap itu dimulai tahun ini. Mulai pengadaan papan skor hingga pengecatan dan perbaikan ringan di dalam stadion di Surabaya Barat tersebut.

Pemkot pun sudah merencanakan perbaikan lebih banyak lagi di GBT. Mulai penggantian rumput lapangan, penambahan lampu, penambahan fasilitas jacuzzi di ruang ganti pemain, pembuatan tunnel, hingga penambahan fasilitas lainnya.

Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, setelah APBD 2020 digedok pada November, lelang untuk pengerjaan GBT diharapkan bisa dilakukan pada Desember.

Dengan demikian, pada awal tahun pengerjaan besar-besaran tersebut bisa dimulai. “Waktu perbaikan bisa sampai sepuluh bulan. Yang paling lama itu perawatan rumputnya,” ungkapnya.

Karena itu, dirinya berharap pihak-pihak yang selama ini menyewa GBT bisa memahami kondisi tersebut. Sebab, perbaikan itu juga bertujuan untuk menjadikan GBT lebih baik lagi.

Terlebih, GBT akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20. Surabaya diajukan jadi salah satu tuan rumah mewakili Indonesia.

“Jadi, ini tidak ada itu mengusir-mengusir. Tapi, ini demi perbaikan GBT. Kami berharap para penyewa mau mengerti kondisi ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono menuturkan bahwa selama perbaikan di GBT Gelora Sepuluh November bisa jadi alternatif untuk melangsungkan pertandingan besar. Dengan begitu, persepakbolaan di Surabaya tidak terkesan terhenti.(pojoksatu)

Baca Juga