Beranda Bogor Raya

Diintai Bencana, 128 Desa se-Kabupaten Bogor Diminta Waspada

Bencana longsor
Salah satu bencana longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta 128 desa se-Kabupaten Bogor agar waspada karena sedang diintai bencana.

Pengelola Pusat Pusat Data Informasi BPBD Kabupaten Bogor, Endang Kusdiyarti menyatakan, 128 desa yang paling berpotensi bencana tersebut berasal dari 27 kecamatan. Dimana, jenis bencana yang datang berupa longsor dan angin puting beliung.

“Memang selain di kawasan Puncak dan wilayah selatan lainnya, wilayah barat juga berpotensi longsor dan angin puting beliung. Seperti di Pamijahan, Tenjolaya, Cigudeg, dan Sukajaya,” beber Endang, Rabu (16/10/2019).

Terpisah, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatoligi Bogor, Hadi Saputra mengatakan, kondisi cuaca sekarang ini memang disebabkan karena peralihan kemarau ke musim hujan.

“Ini baru mengarah. Karena itu kita mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati atas dampak yang ditimbulkan akibat hujan lebat dan tanah longsor,” kta Hadi saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan, kemarau panjang yang sempat terjadi di Kabupaten Bogor beberapa bulan kebelakang membuat permukaan tanah menjadi kering dan retak. Sehingga saat hujan turun, air masuk melalui celah tanah.

“Sehingga itu potensi longsornya cukup tinggi. Selain longsor juga potensi banjir lintasan, banjir bandang, genangan, dan pohon tumbang cukup tinggi terjadi. Warga yang tinggal di bantaran sungai juga harus hati-hati. Bogor itu daerah rawan banjir dan longsor,” tutup Hadi. (dka/c)

Baca Juga