Beranda Politik

Soal Megawati Tak Mau Salaman, Surya Paloh Tanggapinya dengan Tertawa

JAKARTA – RADAR BOGOR, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri terlihat membuang muka dan tak menyalami Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam acara pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat kemarin, Selasa (1/9) malam.

Peristiwa itu terekam dalan sebuah tayangan video yang kemudian menyebar viral melalui pesan WhatsApp. Spekulasi  isu politik pun berkembang dan menuai banyak komentar dari berbagai kalangan.

Salah satunya adalah Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin yang menilai, peristiwa itu membuktikan persaingan pengaruh di internal koalisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat ketat.

Bagaimanapun Megawati merasa sebagai tokoh sentral, lalu Surya Paloh juga merasa sebagai tokoh sentral. Menurut hemat saya, bahasa tubuh yang dilakukan Megawati bisa jadi mencerminkan persaingan itu,” kata Ujang saat dikonfirmasi, Rabu (2/10.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu memandang, Megawati sebagai veto player di partai pemenang Pemilu merasa paling berjasa terhadap kemenangan kadernya Jokowi sebagai presiden. Hal yang sama pun sangat mungkin dirasakan oleh Surya Paloh.

Megawati sebagai partai pemenang pemilu, dan Surya Paloh juga merasa orang yang paling berjasa terhadap Jokowi. Ini sebenarnya yang menjadi pintu persaingan diantara kedua tokoh itu,” ucapnya.

Kendati demikian, menurut Ujang wajar saja persaingan antara kedua tokoh nasional tersebut terjadi. Pasalnya, dua partai yang dipimpin Megawati dan Surya Paloh mendapat suara yang signifikan dalam Pemilu 2019.

Karena hanya ada dua partai yang suaranya bertambah sangat signifikan. Yang pertama itu Nasdem, walaupun dia empat besar, suaranya paling tinggi, 130 persen lebih. Di saat yang sama, PDI-P juga naik suaranya menjadi 128 kursi, yang sebelumnya 109 kursi,” tandasnya.

Diketahui, dalam video yang beredar di media sosial, Rabu (2/10), terlihat Megawati berjalan di area VIP di dalam Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Selasa (1/10). Megawati tampak sedang berjalan melewati tempat duduk sejumlah tokoh. Orang pertama yang dia lewati adalah Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam video tersebut, Megawati tampak sedang berjalan melewati tempat duduk sejumlah tokoh. Orang pertama yang dia lewati adalah Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

AHY tampak menangkupkan tangannya ke arah Megawati. Di samping AHY ada politikus Golkar Rizal Mallarangeng, yang kemudian mengulurkan tangan kepada Megawati untuk bersalaman. Megawati pun menyalami Rizal.

Melihat itu, AHY tampak ingin mengulurkan tangan untuk ikut bersalaman, tetapi Megawati sudah berjalan berlalu dari depannya.

Sementara, Megawati menoleh ke arah lain sambil berjalan melewati Surya Paloh yang memilih untuk duduk. Kemudian, Megawati menyalami Wapres Terpilih KH Ma’ruf Amin lalu Ketum PPP Suharso Monoarfa.

Sementara itu, Surya Paloh tak mau mengomentari hal itu secara serius dan memperbesar insiden ini. Dia hanya meresponnya dengan santai. “Tanggapan saya, Ya saya ketawa aja,” kata Paloh diiringi tawa.

Sementara itu, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate membantah, soal adanya keretakan hubungan antara Surya Paloh dan Megawati. Baginya itu hanya tuduhan publik. Sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.

Itu kan interpretasi, yang namanya tokoh-tokoh politik kan harus siap dengan berbagai interpretasi,” kata Johnny.

KIK (Koalisi Indonesia Kerja) akur, solid, kuat apalagi disituasi hari-hari ini di mana kita harus membangun kekuatan untuk menyelesaikan agenda besar bangsa di DPR, DPD, MPR,” pungkasnya.(JPG)

 

 

Baca Juga