Beranda Berita Utama

Duh! Ngotot Ikut Demo di Jakarta, Pelajar SMP Nyamar jadi Anak SMA

IKUT-IKUTAN : Pelajar berinisial A yang mengenakan seragam SMA padahal masih pelajar SMP duduk di kelas VIII saat ditanya Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah. Senin (30/09). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

DEPOK-RADAR BOGOR,Satu  orang pelajar asal Depok  mengenakan seragam SMA, tetapi ternyata saat ditanya dia adalah pelajar dari jenjang pendidikan SMP yang baru duduk di kelas VIII. Pelajar berinisial A tersebut, mengaku mendapatkan baju tersebut tukeran dengan temannya.

Saat pelajar tersebut dipanggil maju kedepan pelajar lainnya, dan dimintai keterangan oleh Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah anak tersebut selalu memberikan keterangan yang tidak jelas.

Awalnya bilang baju itu dipinjami, tetapi kemudian saat ditanya lagi dijawan tukeran baju.

“Kenapa kamu ikut demo? dan dapat baju dari mana?,” tanya AKBP Azis kepada anak tersebut. Tetapi anak tersebut tidak menjawab apapun sambil menutup wajahnya.

AKBP Azis menjelaskan, ini adalah kedua kalinya ada pelajar dari Kota Depok yang dibawa ke Polresta Depok karena ingin ikut unjuk rasa. Kali ini pihaknya memberikna imbauan yang lebih tegas. Menurutnya, selama ini mungkin pihak sekolah dan orang tua kurang memberikan peringatan keras kepada siswanya untuk lebih fokus belajar. Sedangkan untuk sekolah yang pelajarnya terbawa ke Polresta Depok akan diberikan surat peringatan dan imbauan agar lebih ketat mengawas anak didiknya.

“Karena ada beberapa orang tua yang bilang, itu kan sudah di sekolah, jadi tanggungjawab sekolah. Tetapi, intinya keduanya harus memberi kontribusi untuk masa depan generasi bangsa,” katanya kepada Radar Depok. (peb/radardepok/ysp)

Baca Juga