Beranda info bogor Umur Bukan Faktor Utama, Ini 5 Cara Hindari Stroke!

Umur Bukan Faktor Utama, Ini 5 Cara Hindari Stroke!

ilustrasi stroke. (dok.noticiasaominuto.com)

learn the facts here now http://tequilabrad.com/archives/88/feed RADAR BOGOR,Stroke memang merupakan penyakit degeneratif yang rawan menyerang orang-orang lanjut usia. Tapi tahukah kamu jika umur bukanlah faktor utama seseorang terjangkit penyakit ini? Apalagi di zaman sekarang, pola hidup konsumtif dan serba praktis membuat adanya pergeseran rata-rata usia penderita.

more helpful hints Dilansir Detik.com, Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional, Dr Musyid Bustami mengatakan bahwa mereka pernah menangani pasien stroke berusia 13 tahun!

Penyakit ini ternyata bisa menyerang siapa saja, bahkan yang masih berusia muda. Hal ini lantaran stroke disebabkan oleh pasokan darah menuju ke otak terganggu atau tersendat sehingga berkurang.

Akibatnya fatal: otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Sel-sel otak pun jadi lemah dan perlahan bisa mati karena tidak mendapat asupan energi yang cukup. Ya, tersendatnya aliran darah ke otak bisa dialami siapa saja karena bisa diakibatkan banyak hal, bukan hanya faktor usia.

Stroke sendiri umumnya terbagi dua, stroke ringan dan serangan stroke. Gejala umum stroke biasanya berupa sulit bicara, sulit berjalan dan menyeimbangkan tubuh, sakit kepala parah, pusing dan mati rasa atau lemas di beberapa sisi tubuh.

Pada stroke ringan atau ministroke, gangguan aliran darah hanya berlangsung kurang dari 24 jam. Tapi, satu dari tiga orang berpotensi mengalami serangan stroke paling tidak setahun setelah terkena ministroke.

Berbicara data, World Health Organization atau WHO menyatakan bahwa tiap tahun ada 17 juta kasus stroke yang tercatat di dunia. Lalu 7 juta kematian di dunia disebabkan oleh stroke. Di Indonesia sendiri, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKEDSAS) tahun 2013, terjadi peningkatan jumlah penderita stroke yaitu 12,1 per 1000 penduduk.

Tahun 2014, Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa dari 252 juta penduduk Indonesia, sebanyak 3.049.200 jiwa diantaranya menderita stroke. Jumlah tersebut setara dengan enam kali lipat jumlah penduduk negara Brunei Darussalam!

Penyebab stroke terbagi menjadi dua jenis, ada yang bisa dikontrol dan tidak bisa dikontrol. Penyebab yang tidak bisa dikontrol misalnya faktor genetik dan riwayat keluarga yang memiliki riwayat stroke.

Sedangkan penyebab yang bisa dikontrol adalah kebiasaan merokok, asupan makan, berat badan dan stress.

Ini berarti, misalnya seseorang memiliki orang tua dengan riwayat stroke, mereka mungkin lebih rentan terserang, namun jika menerapkan pola hidup sehat, risiko ini akan berkurang juga.

Untuk semakin terhindari dari penyakit mengerikan ini, ada sejumlah pola hidup yang harus mulai diperhatikan:

buy antabuse uk 1. Berhenti merokok