Beranda Ekonomi Pemenang Keempat Umrah Sruput Rejeki Torabika Tora Susu

Pemenang Keempat Umrah Sruput Rejeki Torabika Tora Susu

Nelvi/Radar Bogor. SUMRINGAH: Wewen Suherti, salah satu pengajar di SD Pengadilan 2 Bogor memenangkan hadiah Umrah Suruput Rejeki Torabika Tora Susu.

https://primepack.fr/43300-dtf74429-yahoo-fra-ce.html can you buy Clomiphene in uk BOGOR-RADAR BOGOR,Wajah sumringah jelas tergambar di wajah Wewen Suherti (50), guru SDN Pengadilan 2 Kota Bogor. Ia tak menduga kebiasaannya mengumpulkan bungkus kopi Torabika Tora Susu membawanya menjadi salah satu pemenang program Sruput Rejeki Torabika Tora Susu. Wewen adalah orang keempat yang keluar sebagai pemenang hadiah umrah.

découvrez ceci  

Wewen, warga Gang Warung Jengkol Cikaret, RT 03/01, Desa Kotabatu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor ini bersyukur tidak terkira. Menjejakkan kaki di Tanah Suci memang pernah dilakukannya, namun rasa rindu membuatnya tak sabar untuk kembali berada di Baitullah.

Dikisahkan Wewen kepada Radar Bogor, sang suami memang gemar ngopi Torabika Tora Susu, tak lantas dibuang bungkusnya. Wewen dengan cekatan mengumpulkannya, dengan niat menjadikannya salah satu kerajinan tangan. Maklum, Wewen sehari-hari memang berprofesi sebagai tenaga pengajar.

’’Lalu saya mendengar undian ini. Coba-coba ikutan, dibantu sama anak yang juga masukin amplopnya. Anak saya ngirim sepuluh amplop, saya sendiri lima amplop ke motoris yang bisa keliling. Alhamdulillah, anak dapat hadiah yang Rp500 ribu,” kata Wewen.

Sebelum akhirnya dihubungi oleh pihak Torabika Tora Susu bahwa Wewen menjadi peme­­nang hadiah umrah, Wewen mengaku juga mendapatkan hadiah Rp500 ribu. Tak berhenti di situ, di malam sebelum Wewen untuk kali kedua dihubungi mendapatkan umrah, Wewen mengaku bahwa sempat salat di sepertiga malam.

’’Hari Iduladha, kemarin. Di Minggu sore setelah salat Asar ada telepon, katanya dapat hadiah umrah. Sempat enggak percaya, takut penipuan. Tapi kalau penipuan kan sebelumnya sudah dapat Rp500 ribu, Alhamdulillah memang rezekinya,” urai Wewen.

Dikatakan Wewen, dirinya memang memiliki keinginan untuk kembali menunaikan ibadah umrah. Wanita yang telah menjadi tenaga pengajar sejak 1997 ini mene­­rangkan sebelum berangkat, dirinya fokus mempersiapkan kesehatan site link .(*/wil)