Beranda Metropolis

Kurangi Pencemaran Limbah, Kelurahan Babakan Pasar Segera Bangun Septic Tank

BOGOR-RADAR BOGOR, Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal atau yang biasa disebut Septic Tank ditolak warga RW 9, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor.

Pasalnya, ada ketakutan dari warga jikalau Septic Tank meledak. Meskipun hal tersebut tidak berdasar, namun akhirnya diputuskan rencana pembangunan dipindahkan ke RW 5 tepatnya di halaman Parkir Kelurahan Babakan Pasar.

“Selain karena ditolak pemindahan lokasi juga untuk memberikan contoh ke warga dan keterbatasannya lahan,” ujar Lurah Babakan Pasar Rena Da Frena usai audiensi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Kamis (08/08/2019).

Rena mengatakan, pembangunan Septic Tank di Kelurahan Babakan Pasar bukan tanpa alasan. Hal ini dikarenakan ada 1.400 warga di Kelurahan Babakan Pasar membuang limbah rumah tangganya langsung ke sungai. Tak ayal, limbah rumah tangga tersebut mencemari sungai Ciliwung.

“Mereka punya toilet tapi tidak punya Septic Tank. Septic Tank akan kami buat segera setelah membuat baseline topografinya, kemudian kembali lakukan sosialisasi dan pemicuan meskipun sejauh ini warga RW 5 sudah setuju,” jelasnya.

Sementara itu, Advisor Perubahan Perilaku dan Marketing USAID IUWASH Plus, Ika Fransisca mengatakan, organisasinya ini memang fokus dalam memberikan bantuan teknis kepada Pemerintah, salah satunya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pihaknya pun bekerjasama dengan kelurahan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dan kapasitas building agar lebih bersih, nyaman dan ujungnya menjadi sehat.

“USAID IUWASH Plus ini kan singkatan dari Indonesia Urban Water Sanitation dan Hygiene Penyerataan Lingkungan Untuk Semua dan salah satu programnya yakni Jamban dan septic tank di kelurahan Babakan Pasar, Kelurahan Tanah Sareal, Kelurahan Sempur dan Kelurahan Kedung Badak,” katanya. (Humpro :fla/indra/dwinta/shealla-SZ)

Baca Juga