Beranda Bogor Raya Pembebasan Lahan Rampung Tahun Ini, Proyek Jalan Bomang Lanjut Lagi

Pembebasan Lahan Rampung Tahun Ini, Proyek Jalan Bomang Lanjut Lagi

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, meninjau lokasi pembangunan jalan lingkar Bojonggede-Kemang (Bomang).

KEMANG-RADAR BOGOR, Setelah sempat tersendat, proyek Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) dipastikan berlanjut lagi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bakal menganggarkan kembali jalur yang menghubungkan Jalan Raya Parung dengan Jalan Tegar Beriman itu.

Untuk diketahui, pembebasan lahan saat ini sudah mencapai 92 persen dan ditargetkan selesai tahun ini.

universitas pakuan unpak

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Soebiantoro mengungkapkan, pembebasan lahan yang dilakukan tahun ini sudah rampung 92 persen dari yang sudah ditargetkan.

Artinya untuk melakukan kegiatan fisik, kata dia, tahun depan sangat memungkinkan proyek tersebut berlanjut.

“Kita sudah usulkan anggaran pembangunannya. Tapi belum tahu ya nanti disetujui berapa. Tapi yang pasti pembangunan menggunakan APBD Kabupaten Bogor,” kata Soebiantoro.

Menurutnya, yang paling penting lahan yang belum dibebaskan segera siap tahun depan. Sehingga pembangunan konstruksi bisa dilanjutkan mulai 2020 secara bertahap.

“Bertahap pembangunannya. Yang penting kan lahannya dulu siap. Jadi kita leluasa untuk melanjutkan pembangunan konstruksinya,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkab Bogor mulai melirik kembali proyek Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) yang nantinya menghubungkan Pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor menuju wilayah Utara Kabupaten Bogor. Kemarin, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan meninjau proyek jalan yang mangkrak tersebut.

“Sesuai dengan kebijakan bupati waktu Boling di Kemang, ya kita inginnya ada perubahan ya. Intinya kita ingin walaupun sebelah atau sebagian tetapi masyarakat bisa menikmati jalan itu,” ujar politisi Gerindra saat meninjau lokasi.

Menurutnya, pihaknya sudah survey dari STA 0 di Kemang sampai Situ Nanggerang. Ia memastikan bagaimana kondisi jalur yang difungsikan sebagai jalur alternatif.

Iwan menambahkan, jika nanti ruas jalan tersebut disambungkan sampai ke wilayah Cibinong tentunya aksesbilitas warga semakin cepat.

“Jadi sambil menunggu anggaran yang lain kita ingin jalan itu bisa dipakai oleh masyarakat. Karena bisa memangkas jalur lambat yang memutar dari Tajurhalang ke Kemang bisa dipangkas melalui jalur tersebut,” ucapnya. (nal/c)