Beranda Berita Utama Terjerat Narkoba, Polisi Belum Ada Rencana Rehabilitasi Jefri Nichol

Terjerat Narkoba, Polisi Belum Ada Rencana Rehabilitasi Jefri Nichol

Jefri Nichol ditangkap kepolisian Polres Jakarta Selatan di kediaman pada Senin (22/7/2019) pukul 23.30 WIB. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JAKARTA-RADAR BOGOR,Aktor Jefri Nichol sudah ditetapkan tersangka kasus kepemilikan narkoba. Namun, pihak kepolisian belum akan melakukan rehabilitasi terhadap aktor Film Hit and Run itu. Pasalnya, penyidik menunggu dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Belum ada ke arah sana (rehabilitasi narkoba-red). Sementara, kami tunggu assesment dulu, khususnya dari pihak BNN nanti seperti apa,” kata Indra Jafar, Kamis (25/7) dikutip dari jawapos.com.

Penangkapan Nichol diawali dari patroli rutin yang dilakukan oleh petugas di kawasan Santa, Jakarta Selatan. Kemudian aparat melihat Nichlo membeli kertas papir disebuah toko.

universitas ibn khaldun bogor uika

Setelah dihampiri petugas, Nichlo diinterogasi alasanya membeli papir. Namun, yang bersangkutan nampak gugup dan menambah kecurigan petugas. Setelah beberapa saat Nichol mengakui bahwa papir tersebut untuk melinting ganja.

“Kemudian ada kecurigaan anggota, terus coba dikembangkan dan setelah sampai di tempat tinggalnya ditenukan barang bukti obat narkoba jenis ganja 6,01 gram disimpan di kulkas,” terang Indra.

Tersangka diamankan dikediamannya di salah satu apartemen di wilayah Kemang, Jakarta Selatan pada Senin (22/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi juga telah melakukan tes urin kepada Nichol hasilnya positif. “Setelah diperiksa urin, positif menggunakan narkoba jenis ganja,” tegasnya.

Meski begitu, Indra belum bisa memastikan berapa lama, Nichol telah menggunakan ganja. Hal ini masih dalam pendalaman penyidik. Namun, ditemukan pengakuan bahwa dia menggunakan narkoba karena coba-coba.

“Yang bersangkutan memang awalnya ajakan, kemudian untuk biar lebih daya tahan tubuh kuat. Mencoba-coba,” jelas Indra.

Setelah menangkap pemain film Jailangkung itu, petugas kemudian melakukan pengembangan kasus. Hasilnya salah seorang teman Nichol berinisial T turut diamankan tak lama dari penangkapan Nichol. T ini diketahui sebagai pihak yang memberi ganja kepada Nichol.

“N datang ke T (membeli ganja), hubungannya pertemanan,” ungkapnya. Namun sampai saat ini, polisi belum menemukan adanya penggunaan kode tertentu dalam pembelian gaji antara Nichol dan T.

Sementara itu, Nichol mengaku menyesal karena telah menggunakan narkotika jenis ganja. Menurutnya tindakan ini sangat tidak patut dicontoh. (JPG)