Beranda Pendidikan Prestasi SMAN 3 di IYSA 2019 Bali, Bawa Vegetasi Cegah Erosi

Prestasi SMAN 3 di IYSA 2019 Bali, Bawa Vegetasi Cegah Erosi

BOGOR-RADAR BOGOR, SMA Negeri 3 Bogor, salah satu sekolah yang memiliki prestasi cukup banyak. Baik itu bidang akademik maupun non akademik. Salah satu prestasi yang baru dicapai di Indonesian Young Scientific Assosiation 2019 di Bali pada pekan lalu.

Dari ratusan peserta yang berasal dari berbagai negara ini, tim dari SMAN 3 Bogor berhasil mendapatkan medali perunggu di bidang fisika. Dalam lomba tersebut, tim yang berjumlah lima siswa ini memilih materi penelitian tentang pemilihan vegetasi untuk mencegah erosi percik berdasarkan bentuk daun dan besar momentum air hujan.

Salah satu anggota tim, Ni Putu Xyieloveeda mengatakan, memilih materi penelitian tersebut cukup jarang dilakukan. Tim memilih masuk di kategori bidang Fisika.

“Mengangkat pemilihan vegetasi untuk mencegah erosi,” terang Ni Putu Xyieloveeda yang sering disapa dengan Gegty. Umumnya melihat kekuatan akar untuk pemilihan pohon, sedang tim SMAN 3 Bogor menggunakan bentuk daun.

Mencari bentuk daun yang paling baik untuk mencegah erosi dengan menghitung momentum menggunakan rumus fisika. Gegty juga menambahi sebelum menentukan materi tersebut diatas, sudah melakukan berbagai materi penelitian.

Persiapan dan penelitian dilakukan tim selama lima bulan. Dimulai pada awal tahun hingga sebelum waktu lomba. Penelitian dilakukan hanya di Kota Bogor saja. Gegty dan empat orang temannya mengaku bangga mendapatkan medali perunggu, karena persaingan yang sangat ketat.

Selain peserta yang sangat banyak mencapai 145 tim, dan juga memiliki kualitas bagus- bagus semua. Apalagi untuk kategori hanya ada 2, tingkat sekolah dasar (SD) dan SMP – Perguruan Tinggi tergabung dalam satu kategori.

Saingan tersulit dari perguruan tinggi. Mereka sudah sudah memiliki pemahaman terutama tentang penelitian. Tapi saat hari H, mereka tetap optimis bisa menyelesaikan lomba dengan baik.

“Saingan itu dari mahasiswa, jauh lebih tinggi dari kami yang masih SMA. Saingan tersulit mungkin dari ITS,” terang anggota tim yang lain, Rubee Putri Risdiyanto. (mer/c)

bozzfoods frozen foods