Beranda Bogor Raya Terkendala Pembebasan Lahan, Kelanjutan Proyek Bomang Makin Tak Jelas

Terkendala Pembebasan Lahan, Kelanjutan Proyek Bomang Makin Tak Jelas

Pengendara melintas di ruas Jalan Bomang yang belum juga dibangun. Sofyansyah/Radar Bogor

KEMANG–RADAR BOGOR, Proyek jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) hingga kini makin tak jelas.

Kondisi itu pun menjadi perhatian berbagai pihak. Bahkan, Pemerintahan Desa Jampang mendesak pembangunan bisa dilanjutkan.

Pembebasan lahan di jalur sepanjang delapan kilometer tersebut, masih menjadi kendala. Padahal, tahun ini sudah disiapkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

universitas ibn khaldun bogor uika

Pj Desa Jampang, Tisna menjelaskan, untuk pembebasan lahan di wilayahnya sudah semua sejak 2014, tinggal pembangunan.

“Pemdes mengharapkan segera dibangun jalan tersebut karena sangat penting, terutama ke rumah sakit,” harapnya.

Ia mengaku, total lahan kurang lebih 4 hektare mayoritas kosong dan sebagian perumahan penduduk sebanyak 20 kepala keluarga.

“Yang jelas kalau dari pemdes belum ada lagi pertemuan maupun komunikasi perihal lanjutan pembangunan bomang dengan PUPR,” cetusnya.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Anwar Anggana menjelaskan, persoalan pembebasan lahan dipastikan tak berjalan mulus. Dari beberapa lahan yang akan dibebaskan, ada yang masih bersengketa.

“Di Perumahan Vila Asia, sengketa dengan warga luasnya 1,38 hektare. Jika mentok, ya konsinyasi ke pengadilan,” jelasnya.

Ia menambahkan, masih ada lima bidang tanah milik perorangan. Tanah itu, tidak diketahui pemiliknya. Bahkan, ada beberapa bidang yang sudah dibebaskan tapi diklaim kembali secara personal oleh warga.

“Intinya, Tahun Anggaran 2019 ini untuk pembebasan lahan khusus Bomang senilai Rp23 miliar,” imbuhnya. (nal/c)