Beranda Metropolis Ratusan PNS KLHK dan Staf Kepresidenan Upacara Kelahiran Pancasila

Ratusan PNS KLHK dan Staf Kepresidenan Upacara Kelahiran Pancasila

BOGOR-RADAR BOGOR, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (01/06/2019) pagi.

Selain dihadiri para pejabat Pemkot Bogor, upacara yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor itu pun turut diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan jajaran Staf Kepresidenan Bogor.

Pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Bogor kali ini tercatat ada sebanyak 270 ASN. Mereka semua boleh mengikuti upacara dimanapun asalkan disertai dengan bukti foto dan tanda tangan.

universitas pakuan unpak

Dalam hal ini, Wali Kota Bogor Bima Arya bertindak selaku pembina upacara. Sementara inspektur upacara dipimpin langsung oleh Camat Tanah Sareal Asep Kartiwa.

Saat pembacaan amanat, Bima Arya menyampaikan sejumlah pesan dari Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Hariyono. Pesan dalam peringatan hari lahirnya Pancasila ini ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia agar bisa dipahami secara seksama.

“Sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan. Pertama, kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental sebagai dasar negara sehingga bangsa di bumi Pertiwi yang beragam dapat bersatu sebagai satu kesatuan yang kokoh,” ujar Bima yang membacakan sambutan Plt. Kepala BPIP RI, Hariyono.

Kedua, lanjut Bima, dengan merayakan hari kelahiran Pancasila ini diharapkan dapat membangun kebersamaan agar menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik kedepannya. Pancasila juga dianggap sebagai bintang penuntun. Sebab sejalan dengan visi dan misi negara kita yang memberikan orientasi, arah perjuangan, dan pembangunan bangsa kedepannya.

“Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling menghargai, saling bekerja sama, saling bergotong royong dalam menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi di negara ini. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis,” tuturnya.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2019 ini, pemerintah berharap agar Pancasila dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi “Politik Harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan bersatu dalam membangun bangsa dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Sebab kita adalah Indonesia, dan kita Pancasila,” pesannya. (Humpro :Alif/Indra-SZ)