Beranda Bogor Raya

Belasan Warga Parungpanjang Jadi Korban Penipuan via Telepon, Begini Modusnya

Ilustrasi Penipuan

PARUNGPANJANG-RADAR BOGOR, Belasan warga Kecamatan Parungpanjang menjadi korban penipuan orang tidak dikenal melalui sambungan telepon hingga mengaku petugas polisi. Sampai saat ini, kepolisian Sektor Parungpanjang masih menyelidiki kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun Radar Bogor, awalnya korban menerima telepon dengan nomer tidak dikenal dan ditawari kredit mobil dengan angsuran murah perbulannya Rp1 juta serta down payment (DP) murah. Bahkan, pelaku juga menawarkan DP Rp500 Ribu.

Korban pun terus dimintai sejumlah uang oleh pelaku untuk kredit mobil baru, hingga korban pun mau melakukan transfer melalui bank BRI kepada pelaku senilai Rp15 juta untuk kebutuhan DP.

“Pelaku berpura-pura sebagai polisi, pegawai bank, sales dengan modus ada keperluan, dari situlah korban banyak yang tertipu sampai mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang Ipda Agripinus Zaluku kepada Radar Bogor, kemarin.

Ia juga mengaku, bahwa dalam aksinya pelaku mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polsek Parungpanjang.

“Korban melapor pada hari Jumat dan sampai saat ini. sudah melapor ada 10 orang dan semuanya warga Kecamatan Parungpanjang,” ujarnya.

Untuk mendalami kasus tersebut, Agripinus bakal melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah korban yang sudah melapor.

Saat ini unit Reskrim Polsek Parungpanjang masih mengumpulkan keterangan dari para korban. Kasus ini masih diselidiki, modus penipuan dengan mengaku anggota polisi.

“Saya minta kepada masyarakat jangan mudah percaya oleh orang tidak dikenal, apalagi belum bertemu dan hanya melalui sambungan telepon,” pungkasnya. (nal/c)

Baca Juga