Beranda Nasional Politik Tanah Air Memanas, Kapal Perang hingga Jet Tempur Asing Merapat ke...

Politik Tanah Air Memanas, Kapal Perang hingga Jet Tempur Asing Merapat ke Indonesia

JAKARTA-RADAR BOGOR, Di tengah memanasnya suhu politik jelang pengumuman hasil Pemilu 2019, muncul bergantian kapal perang hingga pesawat tempur negara-negara asing yang merapat ke berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari pesawat Jet Tempur Prancis hingga Kapal Perang AS, China dan Australia.

Meski kedatangan mereka tak berhubungan dengan panasnya politik tanah air, cukup menimbulkan tanda tanya, terlebih antara AS dan Cina tengah bergejolak di Kawasan Laut Cina Selatan dan Semenanjung Korea.

Berikut Kapal Perang dan Jet Tempur yang singgah ke Indonesia pada Mei 2019 :

1. USS Blue Ridge

Sebelumnya, pada awal bulan, kapal perang milik Angkatan Laut AS, USS Blue Ridge, bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara, (1/5/2019). Kapal Perang yang mengangkut Panglima Armada Ke-7 AS Vice Admiral Phillip G. Sawyer itu, sambangi Jakarta sebagai bagian dari rangkaian peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Menariknya, USS Blue Ridge adalah kapal perang yang berfungsi sebagai kapal komando dan kontrol bagi segenap armada AS di Asia Pasifik. Kapal perang itu bisa memberikan perintah komando dan kendali hingga 70 kapal dan kapal selam, 140 pesawat dan sekira 20 ribu pelaut untuk menjamin keamanan di Indo-Pasifik.

2. Hai Yang 26

Delapan hari setelah itu, giliran Kapal Perang Cina yang merapat ke Indonesia. JIka AS merapat ke Jakarta, maka Cina merapat ke Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (9/5/2019).

Berbeda dengan AS, Kunjungan kapal Perang Cina yang diberi nama Hai Yang 26 ini datang untuk Technical Port Calling. Hai Yang 26 adalah Kapal Ocean Survey Ship yang dikomandani oleh Commander Liu Haishuang.

Hai Yang mengangkut 159 ABK dan dipersenjatai 2 meriam dengan kaliber 12mm. Setelah 4 hari di Surabaya, kapal perang Cina ini kemudian melanjutkan perjalanannya.

3. HMAS Canberra dan HMAS Newcastle

Sembilan hari setelah itu, giliran dua kapal perang milik Angkatan Laut Australia, bertandang ke Jakarta Sabtu (18/5/2018). Kapal Perang itu adalah HMAS (Her/His Majesty’s Ship) Canberra dan HMAS Newcastle yang membawa misi ‘Indo-Pacific Endeavour 2019’.

Indonesia adalah negara terakhir yang dikunjungi dua kapal perang Australia itu setelah sebelumnya mengunjungi India, Sri Lanka, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam sebagai upaya untuk memastikan keamana di wilayah Indo-Pasifik

4. Jet Tempur Dassault Rafale

Merep

Menariknya, beda dengan AS, Cina dan Australia, mendadak langit Aceh dikunjungi 7 jet tempur milik angkatan laut Prancis yang mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Aceh. Ke-7 jet tempur jenis Dassault Rafale itu, terpaksa mendarat karena cuaca buruk, pada Sabtu (18/5/2019) siang.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief mengatakan Pendaratan darurat dilakukan karena di sekitar kapal induk Charles De Gaule yang menjadi base pesawat dan berada di 100Nm barat Sumatera diselimuti cuaca buruk,. Jadi pendaratan dilakukan atas dasar keselamatan,

Namun begitu, sesuai SOP, setelah mendarat, TNI segera memeriksa indentitas kru pesawat tempur sekaligus memantau muatan persenjataan di pesawat tersebut.  Dari pemeriksaan yang dilakukan TNI AU di Lanud SIM, diketahui pesawat sedang menggelar latihan udara ke udara (exercise air to air) dengan rute kapal induk Charles De Gaule-area-kapal induk.

“Hasil pemeriksaan fisik diketahui bahwa crew tidak membawa senjata perorangan, hanya disalah satu pesawat dengan nomor ekor 39 terdapat peluru kendali dummy jenis MICA (Missile Interception Combat Arien),” jelas Hendro. (*/ysp)