Beranda Radar Ramadan Jelajah Religi Ponpes Daarussalam Parung Ajari Santri Budi Daya Lele

Ponpes Daarussalam Parung Ajari Santri Budi Daya Lele

Salah seorang santri Ponpes Daarussalam memperlihatkan kolam budi daya lele, yang belakangan diajarkan kepada para santri.

https://optiekvanes.nl/22880-dte16562-why-do-dating-apps-fail.html how can i buy Dilantin BOGOR-RADAR BOGOR, Pondok Pesantren Daarussalam memiliki kegiatan di luar pendidikan keagamaan dan pendidikan umum. Begitupula ketika masuk bulan Ramadan.

you could look here Selain puasa, sahur dan tarawih bersama, para santri Pesantren Daarussalam juga mulai tahun ini, memiliki kegiatan tambahan. Seperti bercocok tanam dan budi daya ikan lele di belakang gedung asrama santri laki-laki.

“Iya nantinya seluruh santri laki-laki akan berbudi daya lele juga, di samping kesibukan belajar dalam menghadapi ujian kenaikan kelas,” kata Pengurus Ponpes Daarussalam, Ustad Rahman.

Kata Rahman, nantinya lele ternak tersebut akan dijual kepada para pedagang. Kemudian, hasilnya akan dipergunakan untuk kebutuhan santri dan Pondok Pesantren Daarussalam.

“Ada dua belas kolam, masing – masing kolam diisi sekitar 70 – 100 ekor lele. Kegiatannya mulai dari memberikan makan dan perawatan lainnya,” papar Rahman.

Selebihnya, lanjut Rahman, kegiatan seperti biasa. Hanya pada bulan Puasa tahun ini berbeda, dikarenakan bersamaan dengan waktu ujian. “Pelajaran biasa, sepert, Aqidahtul Awam dan Taklim Muta’alim,” bebernya.

Rahman menerangkan, seluruh santri mempelajari Aqidahtul Awam yang mempelajari tentang sifat wajib Allah SWT dan mengenal keluarga nabi. Para santri, kata dia, diperkenalkan bagaimana makrifat Allah dan Rasulnya.

“Adapun Taklim Muta’alim, kitab ilmu yang mempelajari tentang bagaimana adab dan ahklak. Ini pembentukan ahklak santri agar bagus dan beradab,” jelasnya.

Santri Daarussalam, Yazid Anshori (16) menambahkan, lele tersebut hingga kini masih utuh dan jarang sekali ada yang mati.

Yazid merasa senang, dengan begitu nantinya akan ada kegiatan di luar, yang juga bermanfaat. “Jadi mengerti usaha. Lelenya dikasih makan sehari dua kali, pagi dan sore,” kata Yazid.

Selain itu, sambung Yazid, kegiatan di bulan Ramadan biasanya Qiyamulail, Tahajud, gerebek sahur, hafalan Alquran, salat berjamaah dan belajar.

“Abis dzuhur, taklim kitab, kemudian Arbail Rasail, dan Riyadhusshalihin,” pungkasnya.

Suasana pondok pesantren Daarussalam yang saat ini ditinggalkan sebagian santri karena libur puasa.

http://beckybanksonline.com/2011/07/pilgrimage/ Sempat Tampung hingga Ribuan Santri