Beranda Metropolis Sempat Tiga Kali Ditolak, Nenek Efi Akhirnya Dipindahkan ke Rumah Sakit

Sempat Tiga Kali Ditolak, Nenek Efi Akhirnya Dipindahkan ke Rumah Sakit

Nenek Efi saat dipindahkan ke Rumah Sakit Vania, Senin (25/3/2019). Nelvi/Radar Bogor

BOGOR – RADAR BOGOR, Efi Hareva, wanita paruh baya yang ditolak tiga rumah sakit Bogor karena penuh akhirnya mendapat pelayanan kesehatan.

Nenek 88 Tahun Warga Baranangsiang Ditolak Tiga Rumah Sakit, Alasannya Kamar Penuh

Senin (25/3/2019), warga Babakan Perumnas RT 01/06 Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur itu, dipindah ke RS Vania. Sebelumnya Efi hanya dirawat di rumah oleh keluarganya.

universitas ibn khaldun bogor uika

Kepala BPJS Kesehatan cabang Bogor Yerry Gerson Rumawak mengatakan, timnya bersama Puskesmas Bogor Timur langsung mengecek kondisi Efi, pasca informasi penolakan Efi ramai di media.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter puskesmas yang melakukan kunjungan, pasien dinyatakan dalam keadaan stabil. Hanya saja karena pasien tidak cukup intake atau tidak ada nafsu makan dan kurang minum, dokter menganjurkan dilakukan perawatan di rumah sakit.

“Untuk mencegah dehidrasi dokter menganjurkan dilakukan perawatan di Rumah Sakit Vania,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Sebagai informasi, Efi diketahui menderita penyakit pengeroposan tulang di kakinya. Sebelumnya dia sudah mendapat perawatan rutin di rumah sakit Vania.

Hanya saja dalam perawatan Jumat (15/3) lalu dia tidak bisa diinapkan lantaran kamar rumah sakit penuh. Ketika dirujuk di dua rumah sakit lainnya kondisinya ternyata sama. Kamar rumah sakit penuh.

“Jadi saat diperiksa di rumah sakit , nenek Efi diketahui sulit makan, darah tinggi dan lambung,” imbuh Yerry.

Pihak rumah sakit pun sudah menyarankan untuk tidak pulang kerumah terlebih dahulu sambil berupaya mencarikan rumah sakit lain yang masih memiliki ruang rawat inap kosong.

Namun keluarga Efi pada saat itu yang berinisiatif untuk mencari rumah sakit lain yang terdekat. Dari dua rumah sakit yang dikunjungi oleh keluarga ternyata juga dalam keadaan penuh.

“Berdasarkan hal tersebut mangingat kondisi pasien cukup stabil maka pihak keluarga memutuskan untuk sementara dirawat di rumah,” ucapnya.

Kini nenek Efi sambung dia, sudah kembali mendapat perawatan. Tim-nya yang mengantarkan langsung di Rumah Sakit Vania. Saat tiba di rumah sakit pasien telah diberikan pengobatan untuk memperbaiki keadaan umum. Lalu dilakukan perawatan rawat inap sesuai kebutuhan medis pasien.

Menurut pihak keluarga, sambung dia, pelayanan di rumah sakit Vania tak ada yang dipermasalahkan. Sebab semua dilayani dengan baik.

“Pihak keluarga menyampaikan tidak mempermasalahkan pelayanan di Rumah Sakit Vania karena sesungguhnya sudah di tangani oleh petugas medis di rumah sakit dan keadaan Ibu Efi pulang dari IGD dalam keadaan stabil,” katanya. (gal/c)